SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kecelakaan beruntun melibatkan kendaraan pikap Mitsubishi L300 dan bus antarkota terjadi di jalan umum jurusan Babat-Lamongan, tepatnya di Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) pada Senin (6/4/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ini, bermula saat Mitsubishi L300 bernomor polisi L 8057 PM yang dikemudikan Saiful (35) melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi, Saiful berniat melakukan putar balik di patahan median jalan.
Namun, kondisi jalan yang gelap karena minim penerangan membuat situasi lalu lintas sulit terpantau. Di saat yang sama, sebuah truk misterius dari arah belakang diduga menabrak pikap tersebut hingga terpental ke jalur selatan.
"Truk tersebut diduga menabrak bagian belakang kendaraan L300 ketika kendaraan itu tengah berputar arah, " kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi Setyastomo, melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Selasa (7/4/2026).
Nahas, saat pikap L300 terpental ke jalur berlawanan, melaju Bus Jaya Utama Indo bernomor polisi L 7574 UN yang dikemudikan Nur Salam (57) dari arah timur ke barat.
"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi bus tidak sempat menghindar. Tabrakan pun tak dapat dihindari dan bagian kendaraan L300 kembali menghantam bus yang sedang melintas dari arah berlawanan, " tambah Iptu Debbhi.
Akibat kejadian ini, Saiful mengalami luka serius berupa patah tulang tangan. Korban segera dievakuasi oleh warga dan petugas kepolisian ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Iptu Debbhi menyatakan, bahwa pihaknya masih memburu identitas truk yang menabrak L300 dari belakang lalu melarikan diri.
Kondisi jalur Babat-Lamongan di titik kejadian memang dikenal rawan, karena minimnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal ini diduga kuat menjadi faktor utama terbatasnya jarak pandang pengemudi saat hendak berputar arah.
Hingga Selasa (7/4/2026) pagi, petugas Satlantas Polres Lamongan telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Arus lalu lintas yang sempat tersendat kini sudah kembali normal.
Jalan nasional Babat-Lamongan merupakan salah satu titik Black Spot di Jawa Timur dengan volume kendaraan tinggi, terutama bus dan truk logistik.
Minimnya penerangan di beberapa titik, termasuk Kecamatan Pucuk, sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal pada malam hari terutama saat pengemudi melakukan manuver putar balik.