Yesus Dicambuk Hingga Prajurit Romawi Tunggani Kuda dalam Selebrasi Paskah Pemuda GMIM di Manado
Ventrico Nonutu April 07, 2026 03:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Lapangan Sparta Tikala dan sejumlah ruas jalan di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menjadi lautan massa, Senin (6/4/2026).

Begitu banyak Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), tumpah ruah mengikuti Selebrasi Paskah Pemuda GMIM tahun 2026.

Gelaran selebrasi Paskah Pemuda GMIM tahun ini terbilang spesial.

Pertama, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda GMIM ke 100 tahun.

Dan Selebrasi Paskah dan HUT Pemuda GMIM tahun 2026, menjadi edisi yang terakhir untuk para penatua pemuda atau ketua Komisi Pelayanan Pemuda di aras Jemaat dan Wilayah.

Pasalnya di tahun ini akan berlangsung pelaksanaan Pemilihan Pelayanan Khusus (pelsus) GMIM, didalamnya akan di pilih Penatua Pemuda di tingkat jemaat, wilayah hingga Sinode.

Mulai dari lokasi start, lapangan Sparta Tikala Manado, sepanjang perjalanan hingga garis finish di Lapangan Sindulang Manado, terdengar sorak sorai, nyanyian Mars Pemuda GMIM, Obor Pembangunan dan lantunan lagu rohani lainnya dari Pemuda GMIM.

Pemuda GMIM ikut serta pawai alegori dalam Selebrasi Paskah Pemuda GMIM, sdghsf
PAWAI ALEGORI - Pemuda GMIM ikut serta pawai alegori dalam Selebrasi Paskah Pemuda GMIM, Senin (6/4/2026). Begitu banyak Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), tumpah ruah mengikuti Selebrasi Paskah Pemuda GMIM tahun 2026.

Mereka juga membawa drum, balon tepuk hingga pengeras suara seperti sound horek di kendaraan pick up, membuat suasana dan kemeriahan Selebrasi Paskah Pemuda GMIM kental terasa.

Selebrasi Paskah Pemuda GMIM tahun 2026, memperlombakan Pawai Alegori dan Pawai Biasa.

Di pawai Alegori sejumlah Pemuda GMIM di wilayah dan jemaat, memeragakkan perjalanan sengsara Yesus.

Ada peran tokoh Yesus di hadapan Pontius Pilatus, di hukum mati, memikul kayu salib, di siksa, dicambuk para prajurit Romawi.

Menariknnya ada Pemuda Wilayah GMIM peserta Pawai Alegori, menampilkan peran prajurit romawani menunggangi enam ekor kuda.

Lakon ini membuat Pawai Alegori menjadi penuh makna, dengan peran dari lakon yang mereka tampilkan.

Lalu sosok Yesus di atas Kayu Salib, disebelah kiri dan kananannya ada dua orang penyamun yang ikut di salib.

Hingga peran sosok Yesus Mati, di bawah ke kubur, lalu sosok Yesus hidup atau bangkit dari kematian hingga naik ke surga.

Ada juga sosok lainnya sebagaimana tertulis dalam Alkitab, Pontius Pilatus, Maria ibu Yesus, Maria Magdalena, Yohanes murid Yesus, Simon dari Kirene, Veronika, perempuan-perempuan Yerusalem.

Sosok atau peran dari Maria Ibu Yesus, Maria Magdalena dan Perempuan-perwmluan Yerusalam, di perankan oleh para Pemuda Perempuan yang cantik jelita.

Berbalut make up hingga out fit atau pakaian seperti di era romawi membuat mereka jadi pusat perhatian penonton.

Nikodemus, sejumlah orang yang berkerumun, Yusuf dari Arimatea dan sosok lainnya.

Mereka menampilkan Alegori sebagaimana termuat dalam pembacaan Alkitab yang mengisahkan sengasara, Yesus di salib, mati, bangkit dan naik ke surga.

Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM Pnt Rio Dodokambey, menyampaikan rasa syukur atas ketambahan usai Pemuda GMIM ke 100 tahun.

"Khusus untuk rekan-rekan penatua Pemuda, ini menjadi momen mengharukan karena Paskah dan Selebrasi HUT Pemuda GMIM yang terakhir di periode pelayanan ini," kata Pnt Rio Dondokambey.

Menurut Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM Pnt Rio Dondokambey, sepanjang 100 tahun perjalanan Pemuda GMIM yang telah mencetak beratus-ratus hingga beribu-ribu kader-kader GMIM yang telah ditempatkan diberbagai bidang.

Mereka turut menopang pembangunan daerah, negara dalam tugas dan dimanapun mereka ditempatkan.

(TribunManado.co.id/Crz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.