Mataram (ANTARA) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memastikan benda berbentuk cerutu besar mirip torpedo yang ditemukan nelayan saat menjaring ikan di perairan Gili Trawangan merupakan alat ukur arus laut.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa benda tersebut bukan bom, bahan peledak, maupun radioaktif. Itu merupakan alat pengukur arus air laut di kedalaman tertentu," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid di Mataram, Selasa.
Ia mengatakan kepastian tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Gegana Satuan Brigade Mobil Polda NTB setelah menerima informasi temuan pada Senin (6/4).
Kholid menjelaskan alat tersebut umumnya digunakan untuk kepentingan penelitian atau pemantauan kondisi laut dan biasanya dipasang pada pelampung atau di dasar laut.
Meski tidak berbahaya, kata dia, benda tersebut tetap diamankan oleh pihak kepolisian untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat sekaligus untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut.
"Saat ini benda tersebut telah diamankan di Polres setempat," ujarnya.
Polda NTB mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan benda mencurigakan di lingkungan sekitar, terutama di kawasan perairan wisata.





