BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Bursa bakal calon Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Selatan terpantau sepi peminat.
Hingga batas akhir pendaftaran yang dibuka sejak 31 Maret sampai 5 April 2026, tidak ada satu pun kandidat yang mendaftarkan diri.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Syamsul Marif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menutup proses pendaftaran sesuai jadwal yang ditentukan.
“Sejak dibuka tanggal 31 Maret sampai dengan 5 April kemarin, tidak ada pendaftaran yang masuk ke tim penjaringan dan penyaringan. Tepat pukul 00.00 Wita tanggal 5 April, pendaftaran kami tutup,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Atlet Biliar Kalsel Rizco Fokus Benahi Diri Jelang Pra-PON, Latihan Sampai Delapan Jam Sehari
Menyikapi kondisi tersebut, tim penjaringan langsung menggelar rapat pada 6 April bersama Steering Committee (SC), Organizing Committee (OC), serta sejumlah pengurus POBSI lainnya.
Hasilnya, diputuskan bahwa masa pendaftaran tidak akan diperpanjang mengingat waktu pelaksanaan agenda organisasi yang sudah sangat dekat.
Sesuai jadwal, Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Kalsel tetap akan digelar pada 8 April 2026.
“Karena waktunya mepet, kami tidak bisa memperpanjang masa pendaftaran. Jadi tetap mengikuti tahapan awal, yakni pelaksanaan Muskot pada tanggal 18 April,” jelasnya.
Nihilnya pendaftar, mekanisme selanjutnya akan diserahkan dalam forum sidang pleno Muskot.
Tim penjaringan akan mengusulkan sejumlah opsi kepada pimpinan sidang untuk menetapkan calon ketua.
Baca juga: POBSI Kalsel Akan Gelar Musprov untuk Pemilihan Ketua Masa Bakti 2026-2030
Adapun kriteria calon yang akan diusulkan mencakup dedikasi dan loyalitas terhadap organisasi, rekam jejak kepemimpinan, hingga kontribusi dalam membawa nama baik POBSI di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
“Nanti dalam sidang, kami akan mengusulkan beberapa opsi. Pertimbangannya tentu dari dedikasi, loyalitas, hingga track record yang bersangkutan, termasuk kontribusi dalam mengharumkan nama POBSI,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)