TRIBUNBENGKULU.COM - Masyarakat Bengkulu yang berencana menuju Jakarta atau penerbangan ke daerah lainnya dalam waktu dekat tampaknya harus bersabar.
Tiket pesawat rute Bengkulu–Jakarta dilaporkan mendadak kosong dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini membuat sejumlah warga Bengkulu memilih beralih menggunakan penerbangan dari Provinsi Sumatera Selatan.
Pasalnya, tiket penerbangan terpantau kosong di berbagai platform Online Travel Agent (OTA) hingga tanggal 11 April 2026 mendatang.
Fenomena kekosongan tiket inbound tidak hanya dialami Bengkulu saja, melainkan juga dialami beberapa daerah di Indonesia.
Meski demikian, Pemerintah Indonesia memastikan akan menjaga harga tiket agar tetap terjangkau.
Baca juga: Jadwal Keberangkatan dan Kedatangan Pesawat di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu 7 April 2026
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa avtur menyumbang sekitar 40 persen dari biaya operasional penerbangan.
Karena avtur merupakan bahan bakar nonsubsidi, harganya sangat bergantung pada mekanisme pasar global.
“Avtur tidak disubsidi sehingga mengikuti harga pasar. Namun, pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi strategis agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat. Jadi yang kita jaga adalah harga tiketnya,” tegas Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4/2026).