TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wali Kota Bogor Dedie Rachim secara tegas menyentil soal kinerja para lurah di Kota Bogor.
Momen ini terjadi ketika Dedie berbincara di atas panggung di acara Musrenbang yang kebetulan juga dihadiri para lurah se-Kota Bogor, Rabu (8/4/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, dalam momen itu, Dedie memberihan arahan kepada para lurah dalam berbagai hal.
Namun terpantau suasananya tak sepenuhnya tegang, karena Dedie juga sesekali melemparkan candaan di hadapan para lurah.
"Para lurah mulai sekarang saya akan nilai kinerjanya," kata Dedie Rachim di atas panggung.
Dedie mengatakan hal ini dilakukan dalam rangka agar para lurah betul-betul bekerja membantu Pemkot Bogor sebagai ujung tombak.
Paling tidak lurah tahu bidang-bidang usaha apa saja di wilayahnya yang memberikan kontribusi dan mana yang harus dibantu.
"Saya juga baru melihat data, dari ribuan kegiatan usaha di Kota Bogor, ternyata masih ada 200 pelaku kegiatan usaha yang belum masuk di dalam pajak pembangunan 1 atau PB1," katanya.
Menurut Dedie, harusnya ada bantuan dari para lurah untuk bisa memetakan hal itu di wilayah masing-masing.
"Bukan hanya pasif menunggu arahan, tapi lurah adalah ujung tombak dari pembangunan Kota Bogor ke depan," ujarnya.
Ucapan Dedie langsung direspons gemuruh tepuk tangan termasuk dari para lurah yang hadir.
Namun gemuruh itu langsung ditimpal candaan oleh Dedie Rachim.
Di saat yang sama, juga Dedie menyentil para lurah.
"Yang saya denger (tepuk tangan lurah) cuma dua ini, Somiki sama Aceng. Jangan-jangan yang lain tidak punya semangat jadi lurah," kata Dedie direspons tawa yang hadir.
Dedie melanjutkan bahwa diantara para lurah diduga ada yang tidak punya passion jadi lurah.
Dedie pun meminta hal itu disampaikan kepadanya atau ke Wakil Wali Kota atau ke Sekda.
"Tapi saya paham, bisa jadi ada yang passion-nya tidak jadi lurah juga. Nanti sampaikan, dan siapa yang ingin jadi lurah di Bogor, sampaikan juga," katanya.
"Jadi yang punya passion sebagai lurah mangga sampaikan kepada saya, kepada Pak Wakil, kepada Pak Sekda untuk kita assesment, kita coba kuatkan lagi komitmennya, kompetensi dan kapabilitasnya untuk menjadi wali kota - wali kota kecil di wilayahnya masing-masing," ujarnya.