TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Tebing setinggi sekitar 50 meter longsor menutup total akses jalan Majenang-Cigintung, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2026).
Upaya membersihkan material longsor pun terus dilakukan menggunakan alat berat.
Proses ini diperkirakan memakan waktu hingga dua pekan.
Hingga Rabu (8/4/2026), dua unit alat berat diturunkan ke lokasi dan mulai melakukan pembersihan material longsoran yang menutup badan jalan.
Baca juga: 30 Tahun tak Tersentuh Pemerintah, Warga Gandrungmangu Cilacap Nekat Bangun Jalan Sendiri
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengungkapkan, percepatan penanganan dilakukan dengan dukungan alat berat dari BBWS Citanduy dan DPUPR Cilacap.
"Hari ini sudah ada dua alat berat dari BBWS Citanduy dan DPUPR yang bekerja di lokasi," ujar Taryo.
Ia menambahkan, jumlah alat berat akan segera ditambah untuk mempercepat proses evakuasi material longsor.
"Informasinya, nanti malam akan datang lagi satu unit alat berat dari BBWS Citanduy," tambahnya.
Dengan total tiga alat berat yang akan beroperasi, proses pembersihan diperkirakan memakan waktu sekitar dua pekan.
"Estimasi sekitar dua minggu selesai karena material longsor yang menutup jalan cukup banyak," jelasnya.
Baca juga: Warga Demak Tewas di Halaman Hotel di Sampang Cilacap, Dikeroyok saat Pesta Miras
Saat ini, petugas memprioritaskan pembukaan akses jalan agar mobilitas masyarakat dapat segera normal lagi.
Untuk sementara, arus lalu lintas dialihkan dan warga diminta memanfaatkan jalur alternatif melalui Desa Limbangan.
"Arus lalu lintas dialihkan, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Desa Limbangan hingga pembersihan selesai," kata Taryo. (*)