TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih dalam momen perayaan kebangkitan Yesus Kristus.
Orang percaya diminta untuk terus hidup sesuai kehendak Tuhan.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Yesus Bangkit, Hiduplah Dalam Kebangkitan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Yohanes 14:19, Hidup Oleh Kuasa Kristus yang Bangkit
Bacaan Alkitab dalam Matius 28:5-6.
Gempa bumi hebat yang terjadi karena kebangkitan Yesus, menimbulkan ketakutan dan kekuatiran, baik bagi para tentara Romawi yang menjaga kubur dan mayat Yesus, maupun para perempuan yang menyaksikannya, yakni Maria Magdalena dan Maria yang lain.
Apalagi selain gempa bumi juga ditandai dengan turunnya malaikat Tuhan.
Wajah malaikat bercahaya bagaikan kilat dan putih bagaikan salju.
Kemudian pergi ke batu penutup kubur dan duduk di atasnya.
Kemudian ia menggulingkan batu itu.
Hal ini membuat mereka semuanya ketakutan.
Bahkan para prajurit pucat pasih seperti orang mati.
Kemudian Malaikat itu berkata kepada para perempuan yang setia menemani Kristus dalam kesengsaraan hingga kematian-Nya itu, bahwa Yesus telah bangkit.
Dia mengajak mereka mendekati kubur dan melihat langsung seperti apa keadaan kubur itu.
Bahwa Yesus sudah tidak ada di dalam kubur.
Hal ini membuat para perempuan itu bahagia dan sukacita, namun juga tetap ada rasa takut dan kuatir.
Malaikat tahu bahwa mereka datang untuk melihat Yesus yang sudah mati dikubur dan dijaga para prajurit itu.
Karena itu, malaikat itu berkata kepada mereka agar tidak perlu takut, gentar ataupun kuatir.
Sebab Yesus yang mereka cari itu, sudah bangkit dari kematian-Nya.
Ya, Kubur itu sudah kosong.
Yesus tidak ada lagi di situ.
Mayat Yesus tidak ada, yang tertinggal hanya kain kafan dan kain peluh saja.
Sedangkan tubuh (mayat) Yesus sudah berubah dari kematian menjadi kebangkitan.
Yesus telah hidup kembali dan menjadi manusia lagi.
Sebab Yesus yang mayatnya mereka cari itu sudah hidup dan bangkit dari antara orang mati dan menyediakan tempat bagi semua orang yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.
Apa yang terjadi pada Yesus itu, sesungguhnya sudah disampaikan oleh Yesus ketika Dia masih bersama-sama dengan para murid-Nya.
Baik penderitaan, kematian, kebangkitan maupun, kenaikan ke sorga dan hingga peristiwa ketuangan atau peristiwa Roh Kudus, semuanya sudah dinubuatkan sebelumnya oleh para nabi, tapi diingatkan lagi oleh Yesus kepada para murid dan pengikut-Nya.
Namun, baik murid-murid maupun orang-orang lain yang mengikuti Dia, tidak mengerti hal itu, sekalipun Yesus berulang kali menyampaikan kepada mereka tentang apa yang akan terjadi pada-Nya, di akhir hidup-Nya di dunia.
Tidak ada kepekaan untuk memahami apa yang dikatakan Gurunya.
Termasuk tentang kebangkitan-Nya.
Bahwa setelah menderita tersalib, mati dan dikuburkan, Dia akan bangkit pada hari ketiga.
Sebab mereka memikirkan tentang hal yang lain tentang Yesus.
Mereka berharap Yesus menjadi raja seperti Daud.
Maka mereka tidak siap dan tidak dapat menerima realitas ketika Yesus harus menderita sengsara sampai mati, tetapi Dia bangkit.
Itulah yang disampaikan malaikat Tuhan.
Lihat, Dia tidak ada di sini.
Dia tidak ada di pembaringan-Nya.
Dia tidak terkubur lagi.
Sebab Dia telah bangkit sesuai yang dikatakan-Nya.
Demikian firman Tuhan hari ini.
kan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.
Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. (ay 5-6)
Sahabat Kristus, Yesus adalah Tuhan yang hidup.
Dia maha kuasa dan sudah ada sejak dahulu kala, sejak segala sesuatu belum ada.
Tetapi Dia menjadi manusia untuk menyelamatkan kita dari dosa.
Dan dalam kemanusiaan-Nya, Dia menderita dan mati.
Akan tetapi, Dia tidak tinggal dalam kematian.
Dia bangkit, kubur kosong membuktikan Dia hidup.
Dia tidak ada di pembaringan-Nya di kubur.
Dia bangkit. Itulah kemenangan kita.
Kubur adalah tanda dosa yang telah dikalahkan Yesus.
Maka kita juga harus bangkit dan meninggalkan kubur/ dosa kita, dengan hidup dalam kebangkitan yakni hidup dalam kebenaran Kristus.
Melakukan kehendak Tuhan berarti kita hidup dalam kebangkitan.
Tetapi hidup dalam dosa, itu berarti hidup dalam kuburan.
Dosa telah dikubur, maka bangkitlah dan jadilah terang bagi dunia.
Sehingga dari hidup kita banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan dan diselamatkan. Amin