Gerbang Tol Bayung Lencing Muba Hancur, Ditabrak Truk Bermuatan Pipa yang Alami Rem Blong
Slamet Teguh April 08, 2026 08:45 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-- Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di pintu gerbang tol KM 01 Desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut menimpa truk Fuso Hino bernomor polisi BG-8171-HA warna biru yang dikemudikan Aldi Fadillah (25), warga Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kendaraan yang bermuatan pipa paralon melaju dari arah Palembang menuju Jambi.

Setibanya di lokasi kejadian, tepat saat hendak memasuki gerbang tol, pengemudi mendengar suara angin dari tabung angin kendaraan.

Tak lama kemudian, saat pengemudi mencoba menginjak rem, sistem pengereman diduga tidak berfungsi atau mengalami blong. 

Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan di depannya, sopir langsung membanting setir ke arah kanan dan mengarahkan kendaraan ke beton pembatas gerbang tol hingga akhirnya berhenti.

Baca juga: Gagal Nyalip Saat Kendarai Motor, Wanita di Muara Enim Nyaris Tewas Terlindas Truk, Kakinya Patah

Baca juga: Kendarai Honda Beat, 2 Remaja di Muba Tabrak Truk Hino Hingga Ringsek

Kasat Lantas Polres Muba, AKP Rendy Novriady, membenarkan jika kecelakaan tersebut terjadi saat tabung angin pengereman meletus dan membuat rem menjadi blong.

"Penyebab laka karena tabung angin meletus dan rem menjadi blong. Karena pengereman kurang maksimal, sopir membanting stir sehingga menabrak pembatas tol," kata Rendy.

Lanjutnya, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.

"Tim sudah turun ke lapangan dan memeriksa saksi dan olah TKP. Kita juga mengamankan barang bukti berupa satu unit kendaraan, STNK, serta SIM milik pengemudi ke Kantor HKI Bayung Lencir guna proses lebih lanjut," ungkapnya.

Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem pengereman, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

"Sebelum berjalan kendaraan besar maupun kecil mengecek terlebih dahulu kondisi kendaraan. Berhenti jika lelah dan jangan paksakan mengemudi jika lelah," imbaunya.

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.