Ruas Jalan Kasui-Air Ringkih Way Kanan Akan Dibeton dengan Spesifikasi Khusus 
Daniel Tri Hardanto April 08, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Way Kanan – Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung membeberkan rincian teknis perbaikan infrastruktur di Way Kanan.

Dana sebanyak Rp 172,2 miliar dialokasikan untuk tujuh paket pekerjaan guna meningkatkan kemantapan jalan yang saat ini baru mencapai 58,74 persen, demi mencapai kemantapan 66 persen di akhir 2026.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas BMBK Lampung Taufiqullah saat ground breaking perbaikan ruas jalan Kasui-Air Ringkih.

Di mana, ruas ini merupakan satu yang menjadi prioritas utama. 

Taufiqullah menyebutkan, ruas jalan Kasui-Air Ringkih akan diperbaiki menggunakan skema rigid pavement (beton) dengan spesifikasi khusus. 

"Ruas ini akan dibeton dengan ketebalan 40 cm dan dilebarkan menjadi 8 meter (keseluruhan), yang sebelumnya badan jalannya hanya 3,5 meter. Jika dirawat dengan baik, kekuatannya bisa mencapai 20 tahun," ujar Taufiqullah saat mendampingi gubernur di lokasi proyek, Rabu (8/4/2026). 

Taufiqullah menambahkan, perbaikan ini sangat vital karena volume kendaraan yang melintas mencapai 2.500 unit per hari, mayoritas pengangkut komoditas sawit, kopi, dan karet.

"Pembangunan ini bisa memangkas waktu tempuh dari Muara Dua (Sumsel) ke Bandar Lampung hingga 1,5 jam karena pengendara tidak perlu lagi memutar lewat Martapura," imbuhnya.

Dari tujuh paket pekerjaan yang direncanakan, tiga paket senilai total ratusan miliar sudah terkontrak dan mulai dikerjakan.

Sementara empat paket lainnya masih dalam proses lelang. "Kalau sudah selesai, ini kita menargetkan kemantapan jalan di Way Kanan naik menjadi 66,65 persen pada akhir 2026," imbuhnya.

Jika diakumulasikan seluruh perbaikan, jalan provinsi di Lampung ditarget mencapai angka 80,8 persen dari sebelumnya 79 persen pada akhir Desember 2025.

Ia menuturkan, Dinas BMBK menerapkan standar pengujian laboratorium yang ketat dalam proses pengerjaan, untuk menjamin kualitas beton.

"Kalau sudah selesai, otomatis mobilitas dan biaya logistik untuk pengiriman komoditas akan lebih hemat," tandasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.