Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh menggelar halal bihalal pasca-Idulfitri di Aula 3 In 1, Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Rabu (8/4/2026).
Mengusung tema “Satukan Hati, Eratkan Silaturrahmi, Bangkitkan Pers Aceh”, kegiatan tersebut dihadiri para pengurus dan anggota SPS Aceh.
Acara semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan Tgk Fauzan. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa pers bukan sekadar profesi, melainkan amanah mulia yang menuntut kejujuran dan tanggung jawab.
“Informasi yang disampaikan pers dapat menjadi penuntun bagi umat. Sejak masa Rasulullah, sudah ada sahabat yang dipercaya membawa kabar. Ini menunjukkan betapa penting dan mulianya peran tersebut,” ujarnya.
Sementara Plt Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman menegaskan, halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial.
Tetapi juga titik temu untuk memperkuat fondasi organisasi. Menurutnya, selama periode kepengurusan 2022–2026, SPS Aceh terus berupaya menjaga konsistensi program, sekaligus membangun soliditas internal.
Baca juga: Pusat Tunjuk Mukhtaruddin Usman sebagai Plt Ketua SPS Aceh
“Ini adalah agenda tahunan yang kita rawat, karena dari silaturahmi inilah lahir kekuatan bersama,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, SPS Aceh telah menorehkan berbagai capaian membanggakan di tingkat nasional.
Di antaranya dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional serta peringatan hari ulang tahun SPS pada 2025, kemudian meraih predikat SPS terbaik nasional selama dua tahun berturut-turut.
Namun, bagi Muktarrudin, capaian tersebut bukanlah titik akhir. Ia justru melihatnya sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh.
“Boleh jadi kita terlihat sederhana, tetapi dengan kerja keras dan kebersamaan, kita mampu bersaing di tingkat nasional.
Ke depan, kita harus berani menatap dunia membangun jejaring dan kerja sama hingga ke level internasional,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan sebagai modal utama menghadapi tantangan industri media yang semakin dinamis.
“Sebagai pengusaha media, kita harus memegang prinsip S3 plus yakni silaturahmi, serius, dan sabar. Dari situlah insya Allah jalan menuju kesuksesan akan terbuka,” pungkasnya. (*)