TRIBUNNEWS.COM - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang mendominasi daftar top skor sepanjang masa Liga Champions.
Ronaldo memimpin dengan 140 gol, sementara Messi berada di urutan kedua dengan 129 gol.
Namun, jika dilihat dari rasio gol per pertandingan (goal-per-game ratio), keduanya ternyata bukan yang terbaik.
Ronaldo mencatatkan rasio 0,77 gol per laga (140 gol dalam 183 penampilan), sedangkan Messi sedikit lebih baik dengan 0,79 (129 gol dalam 163 penampilan).
Rupanya rasio gol Ronaldo dan Messi tersebut masih kalah telak dari empat pemain ini.
Bahkan satu dari empat namanya masih aktif bermain di Liga Champions musim 2025/2026 ini.
Berikut 4 pemain yang memiliki rasio mencetak gol lebih tinggi daripada Ronaldo dan Messi di kompetisi Eropa (European Cup/Champions League) dengan minimal 25 gol berdasarkan laporan dari Planet Football.
Pemain Manchester City ini mencetak 57 gol dalam 58 pertandingan.
Rasio nyaris 1 gol per laga ini diraih bersama Red Bull Salzburg, Borussia Dortmund, dan Manchester City.
Haaland adalah satu-satunya pemain aktif dalam daftar ini dan terus mengancam rekor lama.
Legenda Bayern Munich ini mencetak 35 gol dalam 34 penampilan antara 1969–1977.
Rasio 0,97 miliknya sering disebut sebagai salah satu yang paling sulit dipecahkan di era modern.
Bombardir asal Hungaria ini mencetak 36 gol dalam 41 pertandingan bersama Budapest Honved dan Real Madrid.
Ia turut membawa Real Madrid juara tiga kali dan mencetak 4 gol di final European Cup 1960.
Baca juga: 5 Fakta Real Madrid Dipecundangi Bayern Munchen: Sepasang Rekor Messi-Ronaldo Terulang di Bernabeu
La Saeta Rubia mencetak 49 gol dalam 58 laga bersama Real Madrid.
Ia menjadi motor utama saat Los Blancos mendominasi lima musim pertama European Cup berturut-turut, termasuk hat-trick di final 1960.
Keempat pemain di atas membuktikan bahwa efisiensi gol tidak selalu tentang total gol terbanyak, melainkan seberapa konsisten mereka mencetak gol di level tertinggi Eropa.
Meski Ronaldo dan Messi memiliki jumlah gol yang jauh lebih banyak berkat karir panjang mereka, namun rasio gol milik Haaland, Muller, Puskas, dan Di Stefano tetap menjadi tolok ukur ketajaman murni di Liga Champions.
Menarik dinantikan, mampukah Haaland terus menambah rasionya menjadi 1 gol pertandingan di ajang komptisi Eropa?
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)