Slamet Lihat Truk Sudah Berasap Sebelum Picu Tabrakan Beruntun
M Syofri Kurniawan April 09, 2026 05:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kesaksian warga mengungkap detik-detik sebelum kecelakaan beruntun yang terjadi di jalur Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) pagi.

Slamet, warga Dalangan, Kertek, mengaku telah melihat tanda-tanda kejanggalan pada truk Hino yang diduga blong sebelum insiden terjadi.

Slamet mengatakan, saat itu dirinya sedang bersepeda dari arah bawah (Kertek-Parakan), sekitar pukul 06.00.

Saat melintas di sekitar SPBU Candimulyo, Slamet melihat sebuah truk dalam kondisi, yang menurutnya, tidak normal.

 “Saya lihat truk sudah kemebul (berasap—Red),” kata Slamet kepada Tribun Jateng, di lokasi kejadian.

Slamet sempat berpapasan langsung dengan kendaraan tersebut.

Dari situ, Slamet menduga truk mengalami gangguan, terutama pada sistem pengereman.

Merasa curiga, Slamet kemudian berbalik arah dan mengikuti laju truk tersebut dari belakang.

Ia mengaku memiliki firasat buruk melihat kondisi kendaraan yang mengeluarkan asap putih.  

“Saya sudah ada mengira, feeling, ini blong sih, tinggal di mana saja blongnya. Soalnya, biasanya suka gitu, kebiasaannya blong karena sudah kemebul putih,” tuturnya.

Tak berselang lama, kecelakaan pun terjadi di jalur yang tidak jauh dari posisinya saat itu.

Saat tiba di lokasi kejadian, Slamet menyebut kondisi sudah kacau dengan sejumlah korban tergeletak.  

“Nah saya mbalik ngikutin truk itu dan benar kejadian di lokasi sudah kaya gini,” katanya.

Ia melihat langsung beberapa korban dalam kondisi mengenaskan, termasuk yang terjepit dan terlempar dari kendaraan.

“Di lokasi ada darah. Yang di dump truck terjepit kakinya, terus yang sopir di truk besar sudah jatuh di selokan,” ungkapnya.

Slamet juga sempat mengira, salah satu korban yang berada di selokan telah meninggal dunia karena tidak bergerak.

“Yang di selokan pas itu diam saja, saya kira sudah meninggal,” ujarnya.

Namun, setelah beberapa saat, korban tersebut ternyata masih hidup dan meminta pertolongan warga.

“Terus sebentar saya muter-muter, tapi pas saya cek lagi dia bergerak, minta tolong, terus ditolong warga,” kata Slamet.

Ia menambahkan, kondisi lalu lintas saat kejadian cukup ramai kendaraan. “Kondisinya lalu lintas ramai saat kejadian,” tuturnya. (Imah Masitoh) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.