Bencana longsor menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/4/2026) petang.
Selain memutus total jalur vital Cadas Pangeran, longsor juga menimbun rumah warga di Sumedang Selatan hingga menyebabkan satu orang dilaporkan hilang.
Hujan deras yang mengguyur sejak sore menjadi pemicu utama terjadinya longsor di beberapa titik berbeda.
Jalur Cadas Pangeran Lumpuh Total
Longsor di kawasan Cadas Pangeran, tepatnya di Kecamatan Pamulihan dan Ciherang, Sumedang Selatan, menutup seluruh badan jalan dengan material tanah, batu, dan pohon besar.
Akibatnya, jalur bawah Cadas Pangeran tidak bisa dilalui kendaraan.
Petugas gabungan terpaksa mengalihkan arus lalu lintas dan memutar balik kendaraan di sekitar kawasan Patung Pangeran Kornel.
Pengendara roda empat diarahkan melalui Tol Cisumdawu, sementara sepeda motor masih diperbolehkan melintas melalui jalur atas.
Puluhan Kendaraan Sempat Terjebak
Longsor yang terjadi di dua titik besar membuat puluhan pengendara sempat terjebak di antara material longsoran.
Sebanyak 30 pengendara sepeda motor berhasil dievakuasi, sementara sekitar 12 kendaraan roda empat masih tertahan di lokasi saat proses evakuasi berlangsung.
Petugas dari TNI, Polri, BPBD, hingga relawan dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat sambil menunggu alat berat.
Evakuasi Dilakukan Bertahap
Proses pembersihan material longsor mulai dilakukan dengan mengerahkan alat berat pada malam hari.
Namun, penanganan dilakukan secara hati-hati karena masih ada potensi longsor susulan.
Sejumlah vegetasi seperti bambu dan pohon aren bahkan dimanfaatkan sebagai penyangga alami untuk menahan material agar tidak kembali meluncur.
Petugas menyebut proses evakuasi akan dilanjutkan secara maksimal saat kondisi cuaca membaik.
Longsor Sumedang Selatan, 1 Warga Hilang
Di lokasi terpisah, longsor juga terjadi di Desa Mekarrahayu, Sumedang Selatan, yang menimpa dua rumah warga.
Tiga orang dilaporkan selamat, namun satu orang yang merupakan kepala keluarga masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.
Proses pencarian sempat dilakukan secara manual, namun dihentikan sementara karena kondisi tebing masih labil dan berpotensi longsor susulan.
Petugas kini menunggu kedatangan tim Basarnas untuk melanjutkan evakuasi.
Warga Diminta Waspada
Selain menimbun rumah warga, longsor juga mengancam dua rumah lain di sekitar lokasi.
Kondisi medan yang sulit dijangkau turut menjadi kendala dalam proses penanganan.
Hingga malam hari, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Sumedang.
Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di daerah dengan kontur tanah labil. (*)