Modus Ajak ke Kebun, Ayah Bejat di Mamuju Tega Setubuhi Anak Kandungnya
Abd Rahman April 09, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Satreskrim Polresta Mamuju mengamankan seorang pria berinisial RD (42) atas dugaan pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun. 

Mirisnya, aksi bejat tersebut sebagian besar dilakukan pelaku di sebuah rumah kebun di wilayah Kecamatan Tapalang, Mamuju.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan penangkapan warga Kecamatan Tapalang tersebut. 

Baca juga: Sadis! Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung Jadi 3 Karung karena Tak Diberi Uang Judi Online

Baca juga: Biadab, Seorang Ayah di Mamuju 6 Kali Rudapaksa Anak Kandung Sendiri

Ia menjelaskan lokasi rumah kebun yang terpencil menjadi tempat utama pelaku melancarkan aksinya.

Peristiwa memilukan ini bermula pada awal Januari 2026. 

Saat itu, pelaku RD mengajak korban untuk pergi ke kebun miliknya yang berada di area pegunungan. 

Layaknya petani pada umumnya, pelaku bekerja di kebun pada siang hari, namun niat jahat muncul saat malam tiba.

"Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 12 malam di dalam rumah kebun. Saat itu korban sedang beristirahat, lalu pelaku memeluk dan meraba korban," ungkap Iptu Herman Basir, saat ditemui di Mapolresta Mamuju, Kamis (9/4/2026).

Herman menambahkan, korban sempat melakukan perlawanan secara verbal dengan mengingatkan pelaku bahwa dirinya adalah anak kandungnya. 

Namun, pelaku tetap memaksakan kehendaknya hingga berhasil menyetubuhi korban untuk pertama kalinya pada malam itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tindakan asusila ini tidak berhenti di kejadian pertama. 

Pelaku diketahui ketagihan dan kembali membawa korban ke lokasi yang sama beberapa hari kemudian.

"Pelaku membawa korban ke kebun tersebut berulang kali. Tercatat ada empat kali aksi persetubuhan yang dilakukan di rumah kebun. Sementara dua aksi terakhir dilakukan di rumah nenek korban saat keadaan sedang kosong," jelas Herman.

Seluruh rangkaian kejadian tersebut dilakukan pelaku dalam kurun waktu sejak Januari hingga menjelang bulan Ramadhan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.