Sederet Tokoh Israel Geram atas Gencatan Senjata AS-Iran, Sebut Netanyahu Gagal Total dalam Perang
Muhammad TaufiqRahman April 09, 2026 01:42 PM

- Gencatan senjata yang disepakati Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua minggu dianggap sebagai bencana dan kegagalan.

Hal itu disampaikan sejumlah anggota parlemen Israel yang berseberangan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pemimpin oposisi parlemen, Yair Lapid mengatakan bahwa Israel tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait gencatan senjata.

Lapid yang saat ini menjabat sebagai Kepala Partai sentris Yesh Atid juga pernah menjadi perdana menteri Israel.

Ia menilai, kegagalan Israel semakin terlihat jelas karena perang menimbulkan kerusakan besar.

"Israel sama sekali tidak memiliki pengaruh terhadap perjanjian yang ditandatangani tadi malam antara Amerika Serikat dan Iran, yang dimediasi oleh Pakistan," tulis Lapid di X, Rabu (8/4/2026).

Hal senada juga disampaikan mantan Wakil Menteri Ekonomi Yair Golan yang saat ini memimpin Partai Demokrat.

Dalam unggahan di media sosial, ia menyebut gencatan senjata sebagai kegagalan total di pihak Israel.

Golan menilai bahwa Iran muncul pada perang kali ini lebih kuat dari sebelumnya.

Anggota parlemen Avigdor Liberman dari Partai Yisrael Beytenu juga menyampaikan pandangan.

Menurutnya, perdamaian dengan Iran di bawah syarat-syarat yang tercantum dalam rencana tersebut hanya akan menyebabkan konflik lain di kemudian hari.

Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.