Pemprov Riau Kembali Ajukan Tambahan Heli Water Bombing, Perkuat Penanganan Karhutla
Muhammad Ridho April 09, 2026 06:20 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pemprov Riau kembali mengajukan penambahan bantuan helikopter water bombing kepada pemerintah pusat. 

Pengajuan bantuan ini dilakukan mengingat potensi karhutla yang masih terjadi di Riau.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, menyampaikan bahwa meskipun dukungan armada udara saat ini sudah cukup membantu, namun penambahan helikopter water bombing tetap dibutuhkan untuk mengoptimalkan pemadaman di lapangan.

“Pengajuan penambahan helikopter water bombing sudah kita sampaikan. Saat ini masih dalam proses, karena untuk mendatangkan armada tersebut membutuhkan perizinan yang cukup panjang,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Saat ini, total terdapat lima unit helikopter yang disiagakan untuk penanggulangan karhutla di Riau. Rinciannya, dua unit helikopter difungsikan untuk water bombing, sementara tiga unit lainnya digunakan untuk patroli udara guna memantau titik panas di wilayah rawan.

Baca juga: Diduga Bakar Hutan Negara Seluas 35 Hektare, Pelaku Karhutla di Pulau Rupat Bengkalis Diciduk

Baca juga: Heli Water Bombing Bantuan BNPB Sudah Tiba di Riau, Langsung Padamkan Karhutla di Bengkalis

Selain dukungan helikopter, upaya penanganan karhutla juga diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Dalam pelaksanaannya, pemerintah mengerahkan dua unit pesawat jenis Cassa untuk menciptakan hujan buatan, terutama di daerah yang rentan terjadi kebakaran.

Edy berharap, kombinasi kekuatan udara melalui helikopter dan pesawat OMC dapat meningkatkan efektivitas penanganan karhutla di Riau.

“Kita berharap dengan kekuatan yang ada saat ini, baik dari helikopter maupun operasi modifikasi cuaca, penanganan karhutla di Riau bisa lebih efektif dan terkendali,” jelasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.