SRIPOKU.COM – Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Joe Berry, menyebut adanya sedikit risiko terkait sarannya untuk mengeksplorasi pemain regulasi (pemain muda) di sisa laga putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
"Sedikit berisiko, tetapi bukan tidak mungkin dilakukan," ungkap asisten pelatih yang akrab disapa Coach Joe Berry tersebut kepada Sripoku.com.
Coach Joe, yang dikenal sebagai mantan pelatih Maung Anom Bandung ini, mengatakan bahwa tim pelatih memprioritaskan persiapan bagi pemain-pemain regulasi Sriwijaya FC agar dapat tampil lebih maksimal (perform).
"Seperti yang tadi kita sarankan, mereka tidak boleh sekadar menjadi pemain tambahan regulasi atau pemain yang biasa-biasa saja hanya karena keharusan menempatkan pemain regulasi di tim. Mereka harus betul-betul menunjukkan performa maksimal di setiap pertandingan," tegas Coach Joe.
Pelatih asal Bandung ini mengakui masih ada pemain muda yang belum sempat diberikan menit bermain di sisa laga putaran ketiga ini. "Ya, ada Mukhti Arya Muslim juga yang belum sempat diberikan menit bermain," kata Coach Joe, yang juga pernah menjabat sebagai caretaker pelatih kepala Sriwijaya FC.
Baca juga: EPA Sriwijaya FC U19 Bertekad Pertahankan Puncak Klasemen Grup D
Menurut Coach Joe, kesempatan tampil bagi pemain muda akan menjadi parameter dalam pembentukan tim musim depan. Hasil dari sisa laga ini akan menjadi acuan bagi manajemen untuk menyortir pemain mana yang layak dipertahankan.
"Sengaja kami beri kesempatan agar terlihat kualitas tekniknya, sehingga bisa menjadi acuan saat pembentukan tim di Liga 3 nanti," terangnya.
Tim Sriwijaya FC dijadwalkan menjalani laga ke-24 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 pada Minggu (12/4/2026) pukul 15:30 WIB, menghadapi Persekat Tegal di Stadion Trisanja, Tegal.