Pelaku Duel Parang di Pasar Klitikan Notoharjo Solo Menyerahkan Diri, Polisi Amankan Barang Bukti
Ryantono Puji Santoso April 09, 2026 09:13 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - A, salah satu orang dalam video viral perkelahian antara dua pria dewasa di kawasan Pasar Klitikan Notoharjo, Solo, beberapa hari lalu, menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

A yang merupakan pria berbaju hitam sambil menenteng senjata tajam jenis parang dalam video tersebut, menyerahkan diri langsung ke Mapolresta Solo.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan, menerangkan bahwa pelaku menyerahkan diri pada Rabu (8/4/2026) pukul 11.00 WIB.

Dalam proses tersebut, Derry menambahkan bahwa A telah mengakui kesalahannya di hadapan pihak kepolisian.

"Untuk perkembangan kasus, yang bersangkutan sudah kami amankan. Ia juga mengaku bersalah dan kemudian menyerahkan diri," ungkap Derry saat ditemui di Mapolresta Solo, Kamis (9/4/2026) sore.

TKP KEJADIAN. Viral di media sosial video duel dua orang pria di kawasan Pasar Klitikan Notoharjo Solo dengan menggunakan parang. Kasus ini sudah ditangani polisi.
TKP KEJADIAN. Viral di media sosial video duel dua orang pria di kawasan Pasar Klitikan Notoharjo Solo dengan menggunakan parang. Kasus ini sudah ditangani polisi. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Kini Pelaku Diproses Hukum

Kini pelaku tengah diproses oleh pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saat ini kami sedang memproses dan telah menahan yang bersangkutan sesuai ketentuan," lanjutnya.

Baca juga: Kapolres Ungkap Kondisi Korban Perampokan Sadis di Boyolali, Alami Luka Bacok di Leher dan Tangan

Baca juga: Luka Bacok di Leher dan Tangan, Korban Perampokan Sadis Boyolali Belum Bisa Dimintai Keterangan

Tak hanya menyerahkan diri, pelaku juga menyerahkan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang yang digunakan saat berduel dengan UCI seperti dalam video viral.

Selain itu, Derry juga menyita barang bukti lain seperti rekaman CCTV di sekitar lokasi.

"Barang bukti berupa alat yang digunakan untuk melakukan kekerasan, yakni parang, serta rekaman CCTV telah kami sita," pungkas Derry. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.