Kronologi Pria di Kabupaten Lahat Bunuh Ibu Kandung karena Judol, Jasad Dibakar dan Dimutilasi
Tim TribunStyle April 10, 2026 11:09 AM

TRIBUNSTYLE.COM – Kasus pembunuhan tragis di Lahat, Sumatra Selatan, mengungkap tindakan keji seorang pria yang tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Peristiwa ini diduga dipicu karena pelaku kecanduan judi online.

Korban berinisial SA (63) ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, pada Rabu (8/4/2026). Jasadnya ditemukan dalam keadaan dimutilasi dan dimasukkan ke dalam tiga karung plastik sebelum dikubur.

Pelaku yang diketahui merupakan anak kandung korban, AF (23), diduga melakukan aksi tersebut karena emosi setelah tidak diberi uang untuk bermain judi online.

Kasus ini terungkap setelah keluarga merasa curiga karena korban tidak terlihat selama sekitar satu minggu. Salah satu anak korban, S (49), kemudian melaporkan hilangnya sang ibu.

Pria di Lahat Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Judol, Jasad Dibakar dan Dimutilasi (dok. Polres Lahat via Tribun Sumsel & Kompas.com)

"Jadi sudah seminggu tidak terlihat. Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh pihak keluarga," kata Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono, dikutip dari Tribun Sumsel.

Dalam proses pencarian, keluarga mendapat informasi dari seorang warga berinisial R yang sebelumnya sempat diminta menggali tanah di kebun milik korban oleh pelaku. Hal ini memicu kecurigaan hingga akhirnya dilakukan pengecekan ke lokasi tersebut.

Saat dilakukan penggalian ulang, ditemukan tiga karung yang berisi potongan tubuh manusia yang diduga merupakan jasad korban.

"Setelah dilakukan penggalian ulang, ditemukan tiga karung plastik yang berisi potongan tubuh manusia yang diduga merupakan bagian tubuh korban," ujar Lispono.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara bersama tim Inafis, sementara jasad korban dibawa ke RSUD Lahat untuk dilakukan autopsi.

Baca juga: Nyaris Kehilangan Jejak Sang Buah Hati, RSHS Bandung Akui Kelalaian SOP dan Tempuh Jalan Damai

Pelaku berhasil diamankan di sebuah penginapan di wilayah Lahat pada hari yang sama. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa AF menghabisi nyawa ibunya menggunakan parang.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk karung plastik yang digunakan untuk menyembunyikan potongan tubuh korban. Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap detail kejadian secara menyeluruh.

Dalam sebuah video pengakuan yang beredar, pelaku mengakui perbuatannya kepada pihak kepolisian.

"Siapa yang kau bunuh?" tanya polisi, dilansir Instagram @jeme_lahatnila, Rabu (8/4/2026).

"Ibu kandung," jawab AF.

Pelaku juga mengungkap motif di balik tindakannya yang dipicu oleh kecanduan judi online.

"Gara-gara apa?" tanya polisi.

"Gara-gara slot pak," ujar AF.

"Korban slot mutilasi ibu kandung," terang polisi.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku diduga emosi setelah permintaannya untuk diberi uang tidak dipenuhi oleh korban.

Dalam kondisi emosi, AF kemudian menyerang korban dengan parang hingga tewas. Ia sempat mencoba menghilangkan jejak dengan membakar jasad korban, sebelum akhirnya memutilasi tubuhnya karena tidak muat dimasukkan ke dalam karung.

Setelah itu, potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam tiga karung dan dikubur di kebun. Pelaku bahkan sempat meminta bantuan dua rekannya untuk menggali lubang dengan alasan keperluan kebun.

Usai mengubur jasad korban, pelaku juga diketahui mengambil emas milik korban seberat 13 gram yang kemudian digunakan untuk bermain judi online.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman berat, mulai dari penjara hingga hukuman seumur hidup. (Tribunstyle.com/Grid.ID/Ayu Wulansari K)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.