Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Pendopo Bupati SBT, Desa Bula, Kecamatan Bula, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.20 WIT ini mengusung tema “Pembangunan ekonomi berbasis potensi untuk SBT yang mandiri dan berdaya saing.”
Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, bersama unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Fachri menegaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan forum strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Musrenbang RKPD merupakan forum strategis dan partisipatif dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Baca juga: Agenda Strategis Malteng: Ada Hilirisasi Kelapa-Pala hingga Pengembangan KTM di Kobi
Baca juga: Jadwal Kapal: KM Sabuk Nusantara 54 Siap Diberangkatkan Hari Ini, Jumat 10 April 2026
Ia menambahkan, perencanaan pembangunan ke depan harus mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi daerah, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga penguatan ekonomi masyarakat.
“Perencanaan pembangunan tahun 2027 harus mampu menjawab berbagai tantangan yang kita hadapi, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, percepatan pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” jelasnya.
Bupati juga menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten SBT, khususnya di sektor perikanan, pertanian, kelautan, dan pariwisata.
“Kita menyadari bahwa Kabupaten Seram Bagian Timur memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, kelautan, dan pariwisata. Oleh karena itu, perencanaan pembangunan ke depan harus diarahkan pada penguatan sektor-sektor unggulan tersebut,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif dan realistis.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif memberikan masukan yang konstruktif, realistis, dan terukur. Perencanaan yang baik adalah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta selaras dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap Musrenbang ini dapat melahirkan komitmen bersama demi kemajuan daerah.
“Melalui Musrenbang ini, saya berharap lahir komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur,” tandasnya.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, menandai dimulainya rangkaian pembahasan perencanaan pembangunan daerah tahun 2027.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri SBT I Ketut Sudyarta, perwakilan Dandim 1502/Masohi Kapten Inf M. Jen Anjarang, perwakilan Kapolres SBT Kompol Ricky, Ketua DPRD SBT Risman Sibualamo, Sekda SBT Ahmad Q. Amahoru, serta para pimpinan OPD, camat, dan tamu undangan lainnya.(*)