Dedi Mulyadi Cecar Manajemen RSHS soal Bayi Nyaris Tertukar: Kalau Perawat Sengaja, Bisa Pecat?
Tegar Melani April 10, 2026 01:56 PM

- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mempertanyakan kejelasan sanksi bagi perawat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Perawat tersebut diduga teledor hingga nyaris menukarkan bayi milik Nina Saleha (27) kepada orang lain.

Dalam sebuah dialog yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya pada Kamis (9/4/2026), Dedi Mulyadi mencecar pihak manajemen rumah sakit terkait langkah disiplin yang diambil.

Asisten Manajer Keperawatan RSHS Bandung, Arif, mengatakan bahwa perawat tersebut sudah berstatus ASN dan berpengalaman selama lebih dari 20 tahun.

Saat ini oknum perawat yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari kewajiban melayani pasien untuk sementara waktu.

Kemudian, Dedi Mulyadi menanyakan, semisal ditemukan adanya kelalaian atau kesengajaan, apa sanksi yang akan diberikan oleh manajemen.

"Kalau kelalaian sanksinya apa? Semisal penundaan gaji, tunjangan, atau apa sanksinya?" tanya Dedi.

Menurut Arif, pemberhentian permanen bisa dilakukan jika memang terbukti ada kesengajaan.

Sementara itu, Dedi Mulyadi memberi bantuan Rp 10 juta kepada Nina untuk membantu biaya pemulihan kesehatan dan kebutuhan sang bayi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.