SURYA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengungkap adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung, hari ini, Jumat (10/4/2026).
Dalam operasi KPK kali ini, Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo dikabarkan turut diamankan oleh tim penindakan.
Kabar penangkapan pucuk pimpinan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tersebut dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
"Benar," ujar Fitroh singkat saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai adanya OTT KPK di Tulungagung.
Baca juga: BREAKING NEWS : Para Pejabat Pemkab Tulungagung di Mapolres Tulungagung, Diduga Ada Pemeriksaan KPK
Lebih lanjut, saat ditanya secara spesifik apakah sosok kepala daerah, yakni Bupati Gatot Sunu Wibowo, yang menjadi pihak yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut, Fitroh kembali memberikan afirmasinya.
"Iya," konfirmasi Fitroh.
KPK juga belum membeberkan siapa saja pihak-pihak lain yang turut diamankan beserta barang bukti apa yang disita dalam operasi malam ini.
Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan intensif guna menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam OTT tersebut.
Baca juga: Daftar Pejabat yang Datangi Polres Tulungagung Malam-Malam, Diduga Diperiksa KPK
Informasi yang didapat media, KPK datang ke Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso sekitar pukul 15.00 WIB.
Sejumlah anggota Satpol PP yang berjaga disita ponselnya.
Sejumlah personel KPK juga terlihat mengeledah kantor Dinas PUPR di dalam area kantor Pemkab Tulungagung
Baca juga: Profil Gatut Sunu Wibowo: Dari Pengusaha Sukses hingga Kabar OTT KPK di Tulungagung
Kaitan dengan OTT KPK di Tulungagung, juga nampak dalam aktivitas di Mapolres Tulunggagung.
Sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung mendatangi Polres Tulungagung, Jumat (10/4/2026) malam.
Informasi dari internal Polres Tulungagung, para pejabat ini mendatangi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Salah satu yang datang dengan mobil personel KPK adalah Yulius Rama Isworo.
Kabag Umum ini turun disusul personel KPK, lalu menurunkan kardus-kardus berisi berkas.
Sebelumnya Dwi Yoga, ajudan bupati juga datang dengan minibus bersama personel KPK
Mereka kemudian menurunkan koper diduga berisi dokumen.
Sejumlah pejabat datang sendiri, seperti Kabag Kesra Makrus Mannan, Kabag Pemerintahan Arif Effendi, Kepala Satpol PP Hartono, Direktur RSUD Iskak Zuhrotul Aini, dan Kepala BPKAD Dwi Hari Subagyo.
Sementara seorang perwira di Polres Tulungagung mengatakan, Plt Sekda Soeroto dan Kepala Bakesbangpol Agus Prijanto Utomo sudah lebih dulu datang.
"Memang ada aktivitas KPK," ujar seorang sumber.