Spurs Huni Zona Degradasi, Papan Bawah Klasemen Liga Inggris Tak Kalah Seru dari Arsenal vs Man City
Drajat Sugiri April 11, 2026 06:22 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Zona degradasi klasemen Liga Inggris 2025/2026 kembali mengalami pergolakan, menyusul kemenangan tim asal London Timur, West Ham United atas Wolves. Juara Liga Eropa resmi terjun ke zona merah.

Pertandingan pekan 32 Liga Inggris mulai bergulir, Sabtu (11/4) dini hari WIB, tepatnya saat West Ham United mengalahkan Wolves 4-0.

Brace masing-masing dari Kostantinos Mavropanos (42', 83') dan Taty Castellanos (66', 68'), mewarnai pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpiade London ini.

Kemenangan atas Wolves mengantarkan West Ham United keluar dari jerat zona degradasi.

Gelandang West Ham United, Tomas Soucek (Kiri) bersaing dengan bek Tottenham Hotspur, Destiny Udogie selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs West Ham United di Stadion Tottenham Hotspur di London, Jumat (8/12/2023).
DUEL - Gelandang West Ham United, Tomas Soucek (Kiri) bersaing dengan bek Tottenham Hotspur, Destiny Udogie selama pertandingan Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs West Ham United di Stadion Tottenham Hotspur di London, Jumat (8/12/2023). (Foto Arsip, Desember 2023)(BEN STANSALL / AFP)

Klub berjuluk The Hammers mengumpulkan 32 poin dan menduduki peringkat 17. Mereka menorehkan delapan kemenangan, delapan imbang dan 16 kekalahan dari 32 laga.

Sementara Wolves, kekalahan ini mengakibatkan mereka semakin sulit keluar dari jerat zona degradasi. Wolves tercecer di peringkat 20 atau juru kunci klasemen Premier League lewat koleksi poin 17.

Sorotan dari laga ini bukan tertuju kepada kedua tim, melainkan Tottenham Hotspur.

Klub sekota Arsenal sekaligus berasal dari London Utara, Tottenham Hotspur, akhirnya harus menerima kenyataan bahwa mereka kini berada di zona degradasi.

Efek dari kemenangan West Ham ialah 'mendepak' Spurs ke zona degradasi, dengan saat ini berada di peringkat 18.

Klub yang berstatus juara Liga Eropa 2024/2025 ini mencatatkan 30 poin, hasil dari tujuh kemenangan, sembilan imbang, dan 15 kekalahan.

Sekalipun Spurs, julukan Tottenham Hotspur, masih memiliki satu laga sisa yang belum dimainkan, ketakutan bagi pendukungnya akhirnya menjadi nyata.

Spurs yang diprediksi akan berada di zona degradasi, hari ini, prakiraan itu menjadi nyata.

Baca juga: Update Hasil Klasemen Liga Inggris: Diobok-obok Welbeck, Liverpool Makin Terpuruk 4 Besar Kian Jauh

Menjadi sebuah ironi tersendiri bagi Spurs. Tottenhan adalah juara Liga Eropa yang masuk jajaran The Big Siz Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir, namun kini harus 'berkubang' di zona merah.

Paling menyakitkan ialah hasil kontras dengan rival sekota mereka, Arsenal. Saat Spurs berusaha untuk tetap eksis di Premier League musim depan, Arsenal kini makin menjadi yang terdepan untuk merengkuh gelar juara Liga Inggris, meski mendapatkan tekanan intens dari Manchester City.

Tugas Resmi Roberto De Zerbi Dimulai

Sementara itu, dengan Spurs yang resmi terjun ke zona degradasi, maka tekanan kepada pelatih baru Roberto De Zerbi resmi dimulai.

Alasan mengapa De Zerbi ditunjuk sebagai nakhoda baru memang untuk alasan ini, yakni melepaskan Spurs dari zona merah.

Terdekat, ujian pertama mantan pelatih Brighton ini ialah saat Tottenham Hotspur melawan Sunderland pada pekan 32, Minggu (12/4) di Stadium of Light.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Spurs jika ingin segera lepas dari zona degradasi. Setidaknya naik satu tingkat. 

Jika kalah, atau bahkan imbang, maka Spurs ditakutkan kerasan di zona degradasi, dan musim depan bermain di Divisi Championship.

“Fokus saya hanya pada Sunderland,” kata De Zerbi, dikutip dari laman Football London.

“Fokus saya pada pertandingan melawan Sunderland, lalu Brighton, kemudian Wolverhampton. Satu langkah demi satu langkah.”

“Kualitas para pemain membuat saya berpikir saya bisa menyelamatkan Spurs. Para pemain tahu situasinya sangat sulit.”

"Karena bagian terpenting dalam sepak bola adalah aspek mental. Anda terbiasa terlalu banyak berbicara tentang gaya bermain, susunan taktik, dan sebagainya. Pada akhirnya, aspek mental sangat penting dalam setiap pekerjaan, terutama dalam sepak bola, terutama saat ini di Tottenham," terang pelatih asal Italia.

Update Klasemen Liga Inggris

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Arsenal
31
21
7
3
61
22
39
70
2
35
Man. City
30
18
7
5
60
28
32
61
3
35
Manchester United
31
15
10
6
56
43
13
55
4
35
Aston Villa
31
16
6
9
42
37
5
54
5
35
Liverpool
31
14
7
10
50
42
8
49
6
35
Chelsea
31
13
9
9
53
38
15
48
7
35
Brentford
31
13
7
11
46
42
4
46
8
35
Everton
31
13
7
11
37
35
2
46
9
35
Fulham
31
13
5
13
43
44
-1
44
10
35
Brighton
31
11
10
10
41
37
4
43
11
35
Sunderland
31
11
10
10
32
36
-4
43
12
35
Newcastle
31
12
6
13
44
45
-1
42
13
35
Bournemouth
31
9
15
7
46
48
-2
42
14
35
Crystal Palace
30
10
9
11
33
35
-2
39
15
35
Leeds United
31
7
12
12
37
48
-11
33
16
35
Nottm Forest
31
8
8
15
31
43
-12
32
17
35
West Ham
32
8
8
16
40
57
-17
32
18
35
Tottenham
31
7
9
15
40
50
-10
30
19
35
Burnley
31
4
8
19
33
61
-28
20
20
35
Wolves
32
3
8
21
24
58
-34
17
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.