Tiket Pesawat ke Banjarmasin Langka dan Mahal, Begini Penjelasan GM Angkasa Pura
Hari Widodo April 11, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID- Kelangkaan hingga melambungnya harta tiket pesawat menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin masih menjadi perhatian masyarakat Kalimantan Selatan.

Di sisi lain, bandara berstatus internasional di Banjarbaru ini tengah bersiap menghadapi tantangan besar sebagai pintu gerbang jemaah calon haji 2026 asal Kalsel dan Kalteng.

Bagaimana mengatasinya, B-Talk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja mengundang General Manager (GM) PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana.

Dipandu Jurnalis M Royan Naimi, Stephanus menjawab sejumlah tantangan. Perbincangan ditayangkan di akun YouTube Banjarmasin Post News Video, Facebook BPost Online, Instagram @banjarmasinpost dan Tiktok @Banjarmasinpost, Sabtu (11/4) sore. Berikut petikannya:

Apakah benar saat ini terjadi kelangkaan tiket untuk penerbangan dalam negeri, termasuk ke dan dari Banjarmasin?

Mungkin ini disebabkan tidak ada lagi penambahan penerbangan atau extra flight seperti momen puncak arus mudik dan balik lebaran.

Lebaran tahun ini, ada 110 lebih extra flight dari tanggal 13 sampai 30 Maret. Bila dibagi perharinya ada 8 sampai 9 penerbangan tambahan.

Saat momen libur lebaran, muncul kebijakan Work form Anywhare (WFA) yang membuat masyarakat memiliki pola berbeda.

Selain itu ditambah lagi sepekan setelah lebaran ada hari libur panjang. Momen libur panjang yang bersambung ini tidak dibarengi dengan extra flight dari maskapai, sehingga jumlah seatnya lebih terbatas di tengah kebutuhan penumpang yang masih tinggi.

Kondisi ini tidak hanya terjadi untuk penerbangan keberangkatan Banjarmasin, tetapi juga penerbangan sejumlah wilayah. Misalnya Balikpapan, Samarinda dan beberapa kota lainnya.

Kemudian kota yang domainnya dari para pekerja, seperti Pulau Jawa yang sebagian besar merantau ke kota-kota di Kalimantan untuk bekerja.

Kemudian kondisi ini juga dampak dari peristiwa global. Perang yang saat ini terjadi, akhirnya berdampak pada kenaikan harga avtur yang merupakan bahan bakar pesawat. Maskapai terpaksa mengurangi penerbangan.

Apakah keterbatasan penerbangan ini mempengaruhi penjualan tiket pada rute-rute favorit ?

Banjarmasin bisa dikatakan satu di antara rute favorit untuk beberapa tujuan ke Pulau Jawa, mengingat karakteristik penumpangnya sebagian besar pekerja.

Penerbangan kelompok ini bisa terpolakan, berdasarkan waktu mereka bekerja dan libur. Misalnya pekerja di sektor mineral atau perkebunan. Mereka bekerja di site enam pekan, kemudian libur dua pekan.

Apa yang bisa dilakukan bandara, menghadapi kenaikan harga tiket dampak dari keterbatasan penerbangan?

Kami selalu melakukan komunikasi dengan pimpinan airlines dan pimpinan kami, baik dari sisi internal maupun juga dengan otoritas bandara.

Namun untuk mengendalikan harga tiket pesawat, itu semua di luar kendali kami pihak bandara.

Sejauh mana persiapan Bandara Syamsudin Noor mengenai angkutan haji?

Kami sudah cukup lama dan berpengalaman menjadi embarkasi. Tahun ini, kami bekerja sama dengan Garuda Indonesia.

Jumlah jemaah yang akan diberangkatkan 6.834 orang, yang terbagi ke dalam 19 kloter.

Persiapan utama kami adalah mengatur rencana operasi yang spesifik, terutama terkait alur pergerakan jemaah dari asrama haji menuju terminal bandara.

Apakah ada penambahan fasilitas khusus, dan jenis armada apa yang disiapkan untuk jemaah?

Secara fisik tidak ada penambahan fasilitas baru. Namun, kami berfokus pada peningkatan layanan operasional yang spesifik.  

Pesawat yang akan digunakan adalah Airbus A330 dengan kapasitas sekitar 360 penumpang. Karena armada ini bukan tipe reguler yang biasa mendarat di sini, kami memberlakukan operasi khusus.

Bagaimana bentuk koordinasi dengan pihak kementerian terkait dan maskapai, dalam mengatur kelancaran operasional ini?

Kami telah melakukan konsolidasi internal secara matang bersama pihak maskapai dan keimigrasian.

Selain itu, untuk memperlancar alur, kami juga menempatkan personel Aviation Security (Avsec) beserta peralatan pemeriksaan keamanan langsung di Asrama Haji.

Berikut tayangan perbincangan BTalk bersama GM PT Angkasa Pura Indonesia, Stephanus Millyas Wardana :

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.