OTT KPK di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Wibowo dan 15 Orang Diamankan
Muliadi Gani April 11, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyita perhatian publik.

Kali ini, operasi senyap berlangsung di Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK mengamankan total 16 orang, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kabar tersebut.

“Benar, malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur.

Tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya Bupati Tulungagung,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya pada Jumat malam.

Ia menambahkan, tim penyidik masih berada di lapangan untuk melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti.

Hingga kini, KPK belum merinci konstruksi perkara maupun barang bukti yang disita.

Kabar penangkapan pucuk pimpinan Pemerintah Kabupaten Tulungagung tersebut sebelumnya telah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. 

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat malam mengenai adanya giat penindakan di wilayah tersebut, Fitroh membenarkan informasi itu. 

"Benar," ujar Fitroh singkat.

Namun, detail mengenai kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat sang bupati dan 15 orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan intensif.

KPK juga belum membeberkan secara spesifik siapa saja pihak-pihak lain yang turut diamankan beserta barang bukti apa yang disita dalam operasi malam ini.

Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Baca juga: Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK

Pejabat Pemkab Diperiksa

Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung terlihat mendatangi Polres Tulungagung pada malam yang sama yakni Jumat (10/4/2026).

Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Pemkab Tulungagung, Yulius Rama Isworo, tiba dengan mobil KPK, sementara ajudan bupati, Dwi Yoga, datang bersama personel KPK membawa koper diduga berisi dokumen.

Pejabat lain yang hadir antara lain Kabag Kesra Makrus Mannan, Kabag Pemerintahan Arif Effendi, Kepala Satpol PP Hartono, Direktur RSUD Iskak Zuhrotul Aini, serta Kepala BPKAD Dwi Hari Subagyo.

Plt Sekda Soeroto dan Kepala Bakesbangpol Agus Prijanto Utomo disebut sudah lebih dulu datang.

Informasi yang beredar menyebutkan KPK mulai bergerak sejak sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Anggota Satpol PP yang berjaga bahkan sempat diminta menyerahkan ponsel mereka.

Tim KPK juga melakukan penggeledahan di kantor Dinas PUPR yang berada dalam kompleks Pemkab Tulungagung.

Sosok Bupati Gatut Sunu Wibowo

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dikabarkan terkana Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau OTT KPK pada Jumat (10/4/2026) malam.

Kabar penangkapan tersebut pun dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

Belum ada keterangan resmi dan rinci mengenai konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Tulungagung. 

KPK juga belum membeberkan siapa saja pihak-pihak lain yang turut diamankan beserta barang bukti apa yang disita dalam operasi malam ini.

Baca juga: Tersangka Penyalahgunaan Gas Subsidi 3 Kg, Warga Nagan Raya Terancam 6 Tahun Penjara

Profil Gatut Sunu Wibowo

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo merupakan pria kelahiran Tulungagung, Jawa Timur, 17 Desember 1967.

Ia dilantik menjadi Bupati Tulungagung pada 20 Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Tulungagung 2024.

Pada Pilkada 2024, Gatut menggandeng politikus Partai Gerindra, Ahmad Baharudin.

Sebelum terjun ke dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha toko bangunan dengan jaringan usaha yang tersebar di wilayah Trenggalek dan Tulungagung.

Kemudian Gatut pun terkenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan politik.

Ia tercatat sebagai anggota GP Ansor Tulungagung sejak tahun 2004 hingga sekarang.

Kiprah Politik

Gatut Sunu Wibowo memulai karir politiknya bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada 2 November 2021.

Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung  periode 2021-2023 , mendampingi Bupati Maryoto Birowo.

Pada Pilkada 2024, Sunu Wibowo memutuskan bergabung dengan Gerindra dan maju sebagai calon Bupati bersama Ahmad Baharudin dalam Pilkada Tulungagung 2024.

Gatut pun  berhasil unggul dengan meraih 297.882 suara atau 50,72 persen  dari total suara sah dan dilantik menjadi Bupati Tulungagung periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025

Baca juga: OTT KPK di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Kunang Ditangkap Bersama 10 Orang

Riwayat Pendidikan dan Kekayaan

Pendidikan

SDN 1 Gandong, Bandung Tulungagung lulus 1982

SMP Negeri 1 Bandung, Tulungagung (1982–1985)

SMAK Santo Thomas Aquino, Kedungwaru, Tulungagung lulus tahun 1988

Universitas Merdeka Malang, dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1992

UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, meraih gelar Magister Ekonomi (ME) pada tahun 2023

Harta 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022, Pria asal Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Tulungagung ini memiliki kekayaan sekitar Rp17,8 miliar. Kekayaan tersebut terdiri dari:

A. TANAH DAN BANGUNAN

1. Tanah dan Bangunan Seluas 346 m2/150 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 205.950.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/150 m2 di SURABAYA, HASIL SENDIRI Rp 1.800.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/120 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 333.330.000

4. Tanah Seluas 3045 m2 di TULUNGAGUNG, HASIL SENDIRI Rp 1.812.500.000

5. Tanah Seluas 2494 m2 di TANAH LAUT, HASIL SENDIRI Rp 1.187.619.000

Penangkapan Bupati Tulungagung bersama 15 orang lainnya menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

Baca juga: Gus Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK Terkait Kasus Kuota Haji, Status Tahanan Rumah Dicabut

Baca juga: KPK Tangkap Bupati Cilacap dan Sejumlah Pejabat, Barang Bukti Uang Tunai Disita

Baca juga: KPK Tangkap Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.