Nelayan Seraya Timur dan Polda Bali Bahas Sampah dan Masa Depan Kampung Nelayan
Aloisius H Manggol April 11, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sekitar 150 nelayan berkumpul di kawasan KNMP (Kampung Nelayan Merah Putih) di Desa Seraya Timur, Jumat (10/4/2026) sore. 

Mereka bertemu jajaran Polda Bali, untuk membicarakan sejumlah isu yang dihadapi masyarakat pesisir, mulai dari pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), distribusi BBM subsidi, hingga persoalan sampah laut yang kian mendesak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Panit V Subdit II Ditintelkam Polda Bali IPDA Dwi Amir Setyawan, Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem Putu Suarjana, Ketua KNMP Seraya Timur Eka Putra, Ketua HNSI Karangasem Wayan Suardika, serta perwakilan pemerintah desa dan sekitar 150 nelayan.

Baca juga: Terlibat Kasus Pidana, Satu Orang Anggota Polri Diberhentikan Dengan Tidak Hormat Di Jembrana Bali

IPDA Dwi Amir Setyawan  menyinggung pentingnya keterlibatan nelayan dalam menjaga situasi tetap kondusif, terutama di tengah pengembangan kawasan KNMP yang ditargetkan menjadi penggerak ekonomi lokal.

Kabid Perikanan Putu Suarjana mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah.

Baca juga: Dukung Indonesia Asri, 150 Nelayan dan Polda Bali Berkumpul, Bahas Sampah Hingga Pengelolaan KNMP

Ia menyebut Kabupaten Karangasem memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, sehingga keberadaan KNMP dinilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nelayan.


Menurutnya, pembangunan KNMP saat ini telah rampung dan tengah menunggu proses penyerahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kepada pengelola, yakni Koperasi Merah Putih.


 Ia juga mengingatkan nelayan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada, termasuk penggunaan BBM bersubsidi secara bijak serta menjaga kebersihan laut di tengah kondisi darurat sampah yang dihadapi Bali.


Pada Sabtu (11/4/2026) pagi, nelayan bersama aparat dan warga turun langsung membersihkan Pantai Baru Kori di Desa Seraya Timur.


Plastik dan limbah yang menumpuk di pesisir dikumpulkan, terutama di sekitar fasilitas KNMP yang diharapkan menjadi wajah baru kawasan itu.


Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program “Indonesia Asri” yang bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.


Ketua HNSI Karangasem, Wayan Suardika, melihat kegiatan seperti ini penting jika benar-benar ditindaklanjuti. Menurutnya, kolaborasi tidak cukup berhenti di kegiatan simbolik, tetapi harus menyentuh solusi atas persoalan nelayan.


Hal senada juga disampaikan Ketua KNMP Seraya Timur, Eka Putra. Ia berharap keterlibatan berbagai pihak tidak hanya datang saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam pengelolaan dan pengembangan kawasan ke depan.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Bali. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.