Penjelasan Ending The King's Warden, Akhir Haru Sang Raja Muda
Nurlailis April 11, 2026 04:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Simak penjelasan ending The King's Warden yang tayang di bioskop Indonesia.

Film ini diperankan Park Ji Hoon, Yu Hae Jin, Yoo Ji Tae, Jeon Mi Do.

Film The King's Warden mengisahkan tentang raja muda yang digulingkan tahtanya.

Baca juga: Penjelasan Ending Sirens Kiss, Pengakuan Mengejutkan Eun Hyuk dan Pengorbanan Seol Ah

Ia kemudian diasingkan ke desa yang sangat terpencil hanya bersama pengasuhnya, Mae Hwa.

Kepala desa, Eom Heung Do, berharap dengan kedatangan orang yang diasingkan, desanya jadi lebih makmur ke depannya.

Tanpa kepala desa tahu, yang diasingkan adalah raja.

Sinopsis

Eom Heung Do adalah kepala desa yang tidak dihargai penduduknya.

Suatu hari, ia berburu bersama warga.

Ia terpisah dari rombongan, dan kemudian dikejar harimau hingga dirinya terjatuh dari jurang.

Sebenarnya warga melihatnya saat pingsan di jurang, tapi warga malah mengira ia tidur siang.

Heung Do diselamatkan warga desa sebelah, yang sebenarnya jaraknya cukup jauh.

Ia melihat kehidupan di desa itu sangat makmur.

Ada banyak makanan, pakaian bagus dan warganya berpendidikan.

Kepala desa sebelah mengatakan, dulu juga desa mereka miskin.

Tapi ada pejabat kerajaan yang diasingkan.

Mereka kesal karena pejabat itu seolah masih punya kuasa.

Tapi sebagai warga yang tidak punya daya, mereka hanya menuruti perintahnya.

Tanpa diduga, selama pejabat itu diasingkan ada banyak bahan makanan dan buku-buku yang datang.

Juga setelah pejabat itu kembali ke kerajaan, beberapa penduduk muda ikut untuk belajar di sana.

Sehingga ketika kembali, warganya lebih makmur lagi kehidupannya.

Kepala desa Heung Do pun bertekat ingin menjadikan desanya tempat pengasingan juga.

Ia memohon kepada pejabat setempat agar mengabulkan keinginannya.

Han Myeong Hoe mendengar betapa terpencilnya desanya dan tertarik untuk mengasingkan raja di sana.

Heung Do tidak tahu bahwa yang diasingkan adalah raja.

Mengingat ia masih sangat muda dan tampak angkuh.

Raja Danjong awalnya masih terpukul dengan pengasingannya.

Ia tidak mau makan dan berniat ingin mengakhiri hidup.

Mengingat betapa banyak korban jiwa akibat berada di pihaknya.

Tapi ketika ia ingin lompat ke jurang, Kepala Desa Heung Do menangkapnya.

Di sana ia marah kepada raja.

Saat itu juga ada harimau yang menyerang warga.

Raja Danjong pun marah menantang harimau dan memanahnya hingga harimau itu jatuh ke jurang.

Barulah di sana kepala desa sadar bahwa Danjong adalah raja.

Ia meminta maaf, tapi tanpa diduga Raja Danjong mengajaknya bercanda.

Bahkan menerima makanan dari warga desa setelah sekian lama ia tidak makan.

Pengasuh Mae Hwa akhirnya lega dengan perubahan sikap Danjong.

Tapi sebenarnya Danjong masih tidak bisa melupakan orang-orang yang mati karena membelanya.

Ia berniat mendukung pemberontakan yang telah disiapkan.

Kepala Desa Heung Do berpesan, itu sengaja disiapkan Myeong Hoe agar Danjong terpancing.

Tapi Danjong tetap pada keputusannya.

Heung Do mendampingi pelariannya.

Penjelasan Ending The King's Warden

Aksi pemberontakan Danjong tentu saja diketahui Myeong Hoe.

Bahkan telah menyiapkan pasukan untuk menangkap Danjong.

Myeong Hoe bersiap menghukum Heung Do karena mengkhianatinya.

Tapi Danjong berpura-pura dikhianati Heung Do, membuatnya terkejut.

Dalam masa menunggu hukumannya, Danjong menemui Heung Do.

Ia merasa senang bisa melihatnya kembali.

Danjong akan dihukum mati dengan cara meminum racun.

Tapi Danjong ingin, ia mati ditangan Heung Do.

Menurutnya itu lebih terhormat.

Heung Do dengan berat hati menerima permintaan itu.

Saat hari hukuman tiba, Heung Do menepati janjinya.

Semua orang bersedih atas kepergian Danjong.

Mae Hwa yang selama ini mendampinginya jadi salah satu yang paling terpukul.

Mae Hwa pun ikut mengakhiri hidupnya setelah Danjong meninggal.

Tidak ada yang berani melakukan pemakaman untuk Danjong.

Heung Do pun nekat, melakukan pemakaman yang layak untuk sang raja.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.