TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Video dugaan transaksi narkotika yang viral di media sosial akhirnya berujung pada penindakan tegas aparat kepolisian. Jajaran Polres Nunukan langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan empat pria yang diduga terlibat peredaran sabu.
Kapolres Nunukan Bonifasius Rumbewas melalui keterangan yang disampaikan Kasi Humas Polres Nunukan Ipda Sunarwan, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam menyikapi isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Polres Nunukan tidak akan mundur. Ini justru menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih maksimal memberantas narkotika hingga ke akar-akarnya,” tegasnya kepada TribunKaltara.com, Sabtu (11/4/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar pada Jumat (10/4/2026) malam.
Baca juga: Nekat Selundupkan 25 Gram Sabu dari Malaysia di Celana, Nelayan di Sebatik Nunukan Ditangkap
Kapolsek Nunukan, Iptu D Barasa, mengerahkan personelnya untuk menyisir titik rawan, termasuk di Jalan Strat Buntu, Nunukan Utara.
Sekitar pukul 21.00 Wita, suasana mendadak tegang saat petugas mendapati tiga pria mencurigakan di pinggir jalan.
Salah satu di antaranya, berinisial F, panik dan membuang sesuatu ke aspal saat polisi mendekat. Benar saja, setelah diperiksa, benda tersebut ternyata berisi paket kecil yang diduga sabu.
Tak berhenti di situ, saat dilakukan penggeledahan lebih lanjut, petugas kembali menemukan enam paket sabu lain yang disembunyikan oleh pria berinisial A di bagian belakang celananya.
Pengembangan pun dilakukan. Polisi kembali ke lokasi dan berhasil mengamankan satu pria lain berinisial M yang diduga ikut terlibat dalam transaksi tersebut.
Baca juga: Viral Warga Nunukan Berani Adang Diduga Penjual Sabu di Depan Rumah
Secara keseluruhan, empat pria diamankan. Dua orang diduga kuat sebagai pelaku, sementara dua lainnya masih berstatus saksi dan tengah didalami perannya.
Dari tangan para terduga, polisi menyita total sembilan paket kecil sabu dengan berat bruto sekitar 0,45 gram, dua unit handphone, serta dua sepeda motor.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat yang aktif memberikan informasi.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kami dalam mengungkap kasus,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, namun tetap proaktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Dengan pengungkapan ini, polisi berharap peredaran narkotika di wilayah Nunukan dapat ditekan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh Satresnarkoba Polres Nunukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
(*)
Penulis: Fatimah Majid