TRIBUNMANADO.CO.ID - Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Desa Pinamorongan, Kecamatan Tareran, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/4/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan mobil jenis APV berwarna hitam.
Mobil APV diketahui alami kecelakaan terjun ke jurang sedalam sekitar 60 meter.
yang mmengakibatkan seluruh penumpang di dalam kendaraan tersebut meninggal dunia.
Tragedi nahas itu terjadi di ruas jalan dengan kondisi tikungan tajam dan kontur jalan yang menurun.
Kepala Pos Basarnas Amurang, Letda SAR Steven Lumowa mengatakan mobil rusak para karena terjatuh ke jurang yang dibawahnya banyak batu besar.
“Jatuhnya di sungai yang berbatu sehingga mobil rusak para di semua sisi mobil,” ujar Steven saat dikonfirmasi via telepon.
Steven menjelaskan dalam peristiwa ini kedua orang yang di dalam mobil tidak ada yang selamat.
“Kedua korban laki-laki tidak yang selamat,” ungkapnya.
Dia mengaku pihaknya sedikit kesulitan melakukan evakuasi para korban karena medannya cukup sulit.
“Cuma tim terus berusaha agar para korban bisa diamankan,” ungkapan.
Dia menambahkan hingga kini, identitas para korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.,” jelasnya.
Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan (Minsel) Iptu Engelina Yusuf, S.Tr.K mengungkapkan dua orang korban berjenis kelamin laki-laki.
Identitas kedua korban tersebut bernama:
1. Jhonny warga Pakuweru
2. Nover Solang warga Tawaang.
“Kedua korban tewas di tempat,” jelas Engelina saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Engelina mengungkapkan kedua korban saat ini dievakuasi ke Rs Kalooran.
“Setelah dari lokasi jenazah langsung dievakuasi ke Rs,” ungkapnya.
Sebelumnya diinfokan peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah mobil yang dilaporkan terjun ke jurang di ruas jalan yang dikenal rawan kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang.
Saat ini para korban sedang dievakuasi oleh tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos Amurang dan pihak Kepolisian dari Polres Minsel.
“Benar saat ini dilakukan evakuasi para korban,” ujar Kepala Pos Basarnas Amurang, Letda SAR Steven Lumowa.
Steven menjelaskan korbannya berjumlah 2 orang di dalam mobil.
“Dua orang yang meninggal dunia di lokasi dan telah dievakuasi,” ungkapnya.
Menurutnya, pihaknya masih melakukan pencarian identitas para korban ini.
“Nanti kami sampaikan identitasnya kalau sudah ada,” pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Fer)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini