Sampaikan Aspirasi Terkait Revitalisasi Tambak Pantura, DPRD Indramayu Bakal Datangi KKP Pekan Depan
taufik ismail April 11, 2026 09:11 PM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - DPRD Kabupaten Indramayu bakal mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk menyampaikan aspirasi terkait program revitalisasi tambak Pantura.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Nurhayati, mengatakan, rencana untuk menyambungkan aspirasi masyarakat tersebut merupakan salah satu poin yang disepakati dalam pertemuan jajaran legislatif bersama Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) belum lama ini.

Dalam pertemuan itu, menurut dia, salah satu solusi yang ditawarkan DPRD Kabupaten Indramayu ialah mendesak KKP agar revitalisasi hanya menyasar areal tambak tidak produktif, sehingga tidak merambah ke lahan yang digarap para petambak di Kota Mangga.

"Kami akan mencoba memfasilitasi untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat langsung ke KKP, dan semoga bisa mendapatkan solusi terbaiknya," kata Nurhayati dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/4/2026).

Ia mengatakan, pada prinsipnya DPRD Kabupaten Indramayu mendukung penuh program revitalisasi tambak Pantura yang dicanangkan pemerintah pusat, tapi memberikan catatan jangan sampai merugikan, dan harus mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Kami ingin berkonsultasi untuk mencari solusi terbaik secepatnya, dan berupaya mendukung seluruh aspirasi yang sudah disampaikan para petambak, sehingga akan mendatangi langsung KKP pada Senin (13/4/2026)," ujar Nurhayati.

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi, berkomitmen untuk menyerap seluruh aspirasi para petambak terkait proyek strategis nasional (PSN) tersebut, dan menyampaikannya secara langsung ke pemerintah pusat.

Pihaknya memastikan, aspirasi Kompi dari mulai penolakan terhadap PSN, meminta revitalisasi hanya di areal tidak produktif, mengusulkan pola kemitraan yang melibatkan petambak, dan lainnya, sudah dicatat, sehingga bakal disampaikan ke KKP pada pekan depan.

Bahkan, Imron juga membuka opsi agar perwakilan Kompi untuk ikut bersama DPRD Kabupaten Indramayu ke KKP pada pekan depan, sehingga bisa menyampaikan langsung aspirasinya kepada pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan, ada solusi terbaik bagi semua pihak, karena kami juga sangat tidak menginginkan apabila para petambak di Indramayu justru kehilangan mata pencahariannya akibat PSN ini," kata Imron Rosadi.

Baca juga: Pemkab Indramayu Komitmen Buka Ruang Dialog, Selesaikan Penolakan Revitalisasi Tambak Pantura

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.