UMKM Cirebon Bakal Naik Level, Program Rahasia Sedang Disiapkan Pemkab
taufik ismail April 11, 2026 09:11 PM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - UMKM Cirebon bakal naik level? Sebuah program yang disebut-sebut sebagai 'jurus baru' tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon untuk mendongkrak daya saing ratusan ribu pelaku usaha di daerah tersebut.

Pemkab Cirebon merancang pembentukan inkubator bisnis berbasis teknologi informasi (TI) sebagai langkah strategis untuk memperkuat dan mengembangkan UMKM.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengungkapkan, bahwa program tersebut merupakan bagian dari grand design pengembangan UMKM yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.

“Program tersebut menjadi bagian dari grand design pengembangan UMKM yang tengah disusun pemerintah daerah,” ujar Alex saat diwawancarai media, Sabtu (11/4/2026).

Ia menjelaskan, melalui inkubator bisnis ini, pemerintah ingin memberikan pendampingan menyeluruh bagi pelaku usaha, tidak hanya dari sisi pembinaan, tetapi juga hingga akses permodalan.

“Melalui inkubator bisnis, kami ingin membantu UMKM dari sisi pendataan, pembinaan, hingga akses pembiayaan,” ucapnya.

Alex menyebutkan, potensi UMKM di Kabupaten Cirebon saat ini mencapai sekitar 202 ribu pelaku usaha.

Jumlah tersebut dinilai membutuhkan sistem pembinaan yang terintegrasi agar pengembangan dapat berjalan optimal.

Menurutnya, pendekatan berbasis data menjadi kunci utama dalam merancang program yang tepat sasaran.

“Pendekatan berbasis data menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh program intervensi tepat sasaran sesuai kebutuhan pelaku usaha,” kata dia.

Dalam pelaksanaannya nanti, inkubator bisnis akan menyediakan berbagai layanan, mulai dari konsultasi usaha, pendampingan, hingga pelatihan yang terstruktur.

Tak hanya itu, program ini juga akan memfasilitasi akses pembiayaan agar pelaku UMKM dapat berkembang dan naik kelas.

“UMKM harus didorong agar memiliki akuntabilitas keuangan sehingga bisa menjadi bankable dan lebih mudah mengakses permodalan,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas pelaku usaha akan dilakukan secara bertahap melalui proses pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Selain itu, penerapan teknologi juga akan diintegrasikan dalam pengembangan usaha guna meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Alex menuturkan, program inkubator bisnis ini tidak berjalan sendiri, melainkan melibatkan berbagai pihak, seperti akademisi, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kolaborasi ini penting agar proses pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui program tersebut, Pemkab Cirebon menargetkan adanya peningkatan omzet dan aset pelaku UMKM, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di daerah.

Meski begitu, grand design yang tengah disusun saat ini masih bersifat dinamis dan terbuka terhadap berbagai masukan sebelum nantinya ditetapkan sebagai kebijakan resmi pemerintah daerah.

Baca juga: Harga Tepung Beras Meroket! UMKM Kue di Cirebon ‘Menjerit’, Ukuran Diperkecil Hingga Stop Produksi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.