Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Viral beredar di media sosial, sebuah video merekam pemandangan tidak biasa, terjadi di Kota Surabaya.
Sontak kejadian itu menjadi perhatian warganet.
Dalam video berdurasi 17 detik, seorang netizen yang juga sebagai pengendara melintas di jalan raya, pada malam hari.
Ia kemudian berhenti cukup lama, tepat di bawah tiang lampu lalu lintas, dan menyoroti hal tidak wajar itu
Baca juga: Jadwal Lengkap Pemberangkatan Haji 2026 Embarkasi Surabaya: Kloter 1 Probolinggo Terbang 22 April
“Lampu Merah e iki endi (Lampu Merah-nya ini di mana),” ucap perekam video.
Diketahui video tersebut diunggah pada 16 jam lalu, tepatnya Jumat (10/4/2026).
Lokasi yang terekam berada di Traffic Light Jalan Perak Timur.
Pada video yang disebarkan, netizen menambahkan sebuah keterangan, bahwa Lampu Traffic Light di Jalan Tanjung Perak Terpantau Hilang.
Warga dibuat bingung sekaligus was-was setelah traffic light, di simpang dekat pos polisi arah Demak, mendadak raib tanpa jejak.
Kondisi itu kian heran, karena bukan lampu biasa, tapi lampu merah yang selama ini jadi pengatur utama arus kendaraan di titik padat tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo, menerangkan, salah satu bagian lampu lalu lintas tersebut terkena dahan pohon.
“Kena dahan terus rusak. Akhirnya diturunkan oleh Dishub sendiri, melalui Tim Satgas Traffic,” terang Trio dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (11/4/2026)
Pihaknya juga membantah, jika posisi lampu lalu lintas telah dicuri, oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab.
“Bukan dicuri, yang jelas hari ini sudah terpasang lagi karena kemarin posisinya begitu gantung,” ucapnya.
Baca juga: WFH Perdana ASN Pemkot Surabaya Tiap Jumat: Tetap Turun ke Jalan Kerja Bakti di Bantaran Sungai
“Tempat memasang traffic light rusak kejatuhan dahan. Akhirnya sama petugas diturunkan supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” imbuh Trio.
Menurutnya, saat ini petugas telah kembali memasang lampu lalu lintas, agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kemarin diturunkan, sekarang dipasangkan kembali, karena kondisinya gantung takut mengancam keselamatan pengguna jalan lain, makanya dilepas sementara. Bukan dicuri,” tandas Trio.