Potensi Manuver Transfer AC Milan, Liga Champions Jadi Penentu, Robert Lewandowski Gabung?
Luky Setiyawan April 12, 2026 12:52 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Potensi pergerakan AC Milan ditentukan melalui lolos atau tidaknya mereka ke Liga Champions. Robert Lewandowski bakal digaet?

Saat ini, AC Milan di ambang lolos ke Liga Champions 2026/2027.

Hal ini dikarenakan AC Milan berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Italia 2025/2026 dengan koleksi 64 poin.

Sementara itu, pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, berambisi membawa timnya lolos ke UCL musim depan.

Baca juga: Update Manuver Transfer AC Milan, Bidik Bek Muda Real Madrid, Luka Modric Bakal Perpanjang Kontrak?

Baca juga: Sempat Kans Digaet dengan Harga Murah, Target Lama AC Milan Kini Bernilai Rp 2,7 T

Menurut laporan Gazetta dello Sport, bukan hanya sekadar alasan prestise atau kepuasan pribadi, ambisi AC Milan lolos ke Liga Champions muncul juga karena faktor finansial.

Dua tahun tanpa pendapatan terjamin dari Liga Champions akan sangat memberatkan bagi AC Milan.

Dalam laporan yang sama menyebut, berpartisipasi dalam turnamen Eropa teratas membuat kas keuangan Rossoneri bertambah setidaknya di angka 60 hingga 70 juta euro.

Uang ini juga akan berguna bagi AC Milan untuk membuat skuad lebih kompetitif, mungkin dengan membiayai sebagian kedatangan penyerang tengah kelas atas dan bek utama, atau hanya dengan menaikkan batas gaji, mungkin dengan merekrut pemain bebas transfer mewah seperti gelandang senior Jerman, Leon Goretzka. 

Sementara itu, Gazetta menyebut partisipasi di Liga Champions juga akan memuluskan langkah AC Milan untuk menggaet Robert Lewandowski.

Belum lama ini, Robert Lewandowski menyatakan terbuka untuk gabung AC Milan.

Meski begitu, penyerang veteran Polandia itu, menurut Gazetta, pasti ingin menjadi bagian dari ajang terpenting apabila tetap di Eropa.

Tak hanya soal kedatangan Robert Lewandowski, susunan skuad AC Milan juga akan berdampak apabila mereka tak lolos Liga Champions.

Ambil contoh Christian Pulisic, 27 tahun, dengan kontrak yang berakhir pada tahun 2027 (2028 jika opsi untuk Rossoneri diaktifkan).

Akankah pemain Amerika itu, di puncak kariernya dan belum menandatangani perpanjangan kontrak, menerima untuk tetap tinggal di Milan lagi tanpa piala terpenting? Hal yang sama dapat dikatakan untuk bintang-bintang tim lainnya, dari Rafa Leao hingga Luka Modric. 

Jadi, akankah Luka Modric senang mengakhiri kariernya tanpa berpartisipasi dalam turnamen yang telah ia menangkan enam kali?

Di sini juga, keraguan akan lebih dari sekadar beralasan.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.