TRIBUNBANYUMAS.COM -Penampilan tak biasa Kabah di tengah Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, mengundang perhatian jemaah yanga tengah beribadah.
Bangunan suci yang biasanya diselubungi kiswah berwarna hitam itu pun memperlihatkan warna aslinya.
Detail dari dinding Kabah menjadi terlihat jelas.
Kain penutup Kabah disingkap setengah lantaran perbaikan dan perawatan yang dilakukan menjelang pelaksanaan ibadah haji 2026.
Penampakan kondisi asli Kabah ini dibagikan langsung Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, melalui akun resminya di X, @tfrabiah.
Baca juga: Jemaah Haji Tak Perlu Khawatir, Kenaikan Harga Avtur Pesawat Ditanggung Pemerintah Rp1,7 Triliun
Dalam unggahannya, Al-Rabiah menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari perawatan berkelanjutan terhadap Baitullah.
"Perawatan berkelanjutan untuk Baitullahil Haram. Dengan perhatian yang tak henti-hentinya dari Hamba Haramain Syarifain dan Yang Mulia Putra Mahkota—semoga Allah melindungi keduanya—dimulailah pekerjaan pemeliharaan berkala untuk Ka'bah, guna menjaga unsur-unsurnya; dan mempertahankannya—semoga Allah memuliakannya—dalam bentuk yang paling indah dan termegah. Selamat datang, #حيّاكم_الله di Mekah Al-Mukarramah," tulisnya.
Satu di antara bagian yang masuk dalam perawatan tersebut adalah Shadharwan atau fondasi marmer miring yang mengelilingi tiga sisi Kabah, kecuali sisi pintu dan sisi yang menghadap Hijr Ismail.
Berdasarkan laporan Saudi Press Agency, Shadharwan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga fungsi struktural penting.
Bagian ini berperan memperkuat bangunan, melindungi fondasi dari air hujan dan banjir, serta menjadi tempat pengait untuk mengamankan kiswah.
Baca juga: Kuota Haji Jawa Tengah Nambah 3.745 Orang, Ada yang Berangkat dari Embarkasi YIA
Secara historis, Shadharwan telah mengalami berbagai renovasi sejak tahun 542 Hijriah (1148 Masehi).
Pada era modern, di bawah kepemimpinan Salman bin Abdulaziz Al Saud, pembaruan marmer dilakukan menggunakan material berkualitas tinggi yang tetap mempertahankan keaslian estetika.
Restorasi tersebut juga menjaga potongan marmer bersejarah di bawah pintu Kabah, sekaligus memastikan kekuatan struktur dan membantu mengatur arus jamaah saat tawaf dengan berfungsi sebagai pembatas halus.
Perawatan rutin ini menjadi bagian dari komitmen Arab Saudi dalam menjaga kesucian dan kemegahan Kabah, sekaligus memastikan keamanan serta kenyamanan jutaan jamaah yang datang setiap tahun ke Masjidil Haram di Makkah.(Kompas.com/Farid Assifa)