Banyumas Masuk 15 Besar Kabupaten Terbaik di Indonesia Versi BRIN, Punya Daya Saing Tinggi
rika irawati April 12, 2026 03:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabupaten Banyumas masuk daftar 15 besar Kabupaten Termaju di Indonesia versi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Banyumas menjadi satu di antara empat kabupaten di Jawa Tengah yang masuk kategori tersebut yaitu Kabupaten Sukoharjo, Semarang, dan Klaten.

Sementara, tiga kota di Jateng juga masuk 10 besar kategori Kota Paling Maju di Indonesia.

Ketiganya adalah Kota Surakarta atau Solo, Kota Semarang, dan Kota Magelang.

Keputusan ini berdasarkan riset yang dilakukan BRIN terhadap kota dan kabupaten berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025 yang rilis pada Februari 2026 lalu.

Baca juga: Hilangkan Budaya Antar Jemput Pejabat, Bupati Banyumas Imbau Pejabat ke Kantor Bersepeda

BRIN meluncurkan IDSD 2025 sebagai instrumen strategis berbasis data untuk memperkuat peran daerah dalam menopang daya saing nasional yang produktif dan inklusif. 

IDSD menjadi rujukan penting dalam perencanaan pembangunan berbasis bukti.

"Kalau faktor yang paling berpengaruh (masuk daerah paling maju) adalah pasar dan tenaga kerja."

"Daerah di Jateng itu masih unggul penyerapan tenaga kerja tinggi dan angka pengangguran relatif rendah," ujar Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jateng, Mohamad Arief Irwanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2026).

Selain indikator tersebut, lanjut Arief, setidaknya ada 12 komponen pengukuran IDSD, di antaranya institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, kesehatan, ketrampilan, pasar produk, sistem keuangan dan lainnya.

Dari indikator penilaian itu, indeks daya saing secara nasional berada di angka 3,50.

Kabupaten Banyumas ada di angka 3,95.

Meski di atas angka nasional, angka ini masih di bawah Kabupaten Sukoharjo (4,14) dan Kabupaten Semarang (4,03).

Namun, ada di atas Kabupaten Klaten (3,86).

Kabupaten lain di Jateng dengan angka IDSD di atas angka nasional adalah Karanganyar (3,85), Jepara (3,85), dan Purworejo (3,81).

Sementara, IDSD Kota Surakarta atau Solo di angka ( 4,43), Kota Semarang (4,37), dan Kota Megelang (4,29).

"Mayoritas kabupaten/kota lain di Jateng nilainya di atas angka nasional," bebernya.

Pontesi Jadi Daerah dengan Daya Saing Terbaik

Arief melanjutkan, Jawa Tengah memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan daerah lain di kawasan Jawa-Bali, mencakup komponen lingkungan pendukung, ekosistem inovasi, pasar dan pilar institusi.

Baca juga: Alasan Bayar Pajak Kendaraan Wajib Sertakan KTP Pemilik, Polda Jateng Singgung Keamanan Administrasi

Keunggulan itu diperkuat oleh berkembangnya kawasan industri yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan perluasan pasar.

Alhasil, wilayah yang dipimpin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin ini berpeluang menjadi daerah dengan daya saing terbaik pada masa mendatang.

"Tentu, potensi kabupaten/kota di Jateng sangat besar menjadi daerah terbaik," ungkapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.