BOLASPORT.COM - Jakarta Bhayangkara Presisi berhasil meredam perlawanan Surabaya Samator untuk mendekatkan diri ke panggung grand final Proliga 2026. Sementara Jakarta LavAni Livin Transmedia jadi tim yang pertama lolos.
Jakarta Bhayangkara Presisi memetik kemenangan atas Surabaya Samator dalam lanjutan final four Proliga 2026 di GOR Sritex, Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).
Walau menang tiga set langsung, Bhayangkara mesti menghadapi perlawanan sengit dari Samator yang berlangsung sepanjang pertandingan.
Kalah dalam jumlah pemain asing dan tidak diperkuat opposite andalan, Rama Fazza Fauzan, yang cedera, Samator menunjukkan semangat juang hingga akhir.
Kemenangan sangat penting bagi Samator untuk menjaga peluang tampil di final Proliga lagi sejak terakhir kali melakukannya ketika menyatukan kekuatan dengan Bhayangkara.
Hanya saja, Bhayangkara selalu tampil lebih baik pada pengujung set sehingga dapat mengunci kemenangan dengan skor 3-0 (25-23, 25-21, 25-21).
Opposite Bhayangkara, Bardia Saadat, menjadi pemain terganas dengan mencetak 15 poin yang berasal dari 15 serangan, 1 blok, dan 1 ace.
Sementara itu Jordan Susanto memberi kontribusi angka paling banyak di skuad Samator dengan 12 poin (9 attack, 1 block, 2 ace).
Kemenangan Bhayangkara di sisi lain memastikan lolosnya Jakarta LavAni Livin Transmedia ke final Proliga 2026.
Catatan sempurna empat kemenangan bernilai 12 poin yang dimiliki LavAni sudah tidak mungkin terusul Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya.
Samator sebagai yang posisinya lebih dekat baru mengemas 1 kemenangan dan hanya tersisa 2 laga saja bagi tim asuhan Rodolfo Luis Sanchez ini.
Di sisi lain, Bhayangkara mendekatkan diri dengan final lainnya untuk misi mencetak hattrick gelar juara di kompetisi bola voli nasional paling bergengsi ini.
Bhayangkara bisa menyusul hanya dengan menambah 1 poin lagi alias kalah 2-3 untuk membuat Samator cuma bisa menyamai jumlah kemenangan tetapi tetap kalah angka.
LavAni juga bisa 'membalas budi' karena akan menghadapi Samator pada laga pertama pekan depan di Semarang.
Kegagalan mencetak kemenangan bernilai 3 poin bakal menutup peluang Samator yang sudah tipis untuk menembus final.
Setelah pecang kongsi dengan Samator, Bhayangkara menciptakan rivalitas tak terbendung dengan LavAni hingga selalu menghiasi final Proliga sejak 2023.