DPRD Surabaya Soroti Koperasi Merah Putih Surabaya Baru 20 Terealisasi, Padahal Target 153 Gerai
Adrianus Adhi April 12, 2026 10:49 PM

SURYA.co.id, Surabaya - ‎Sejumlah tantangan harus dihadapi dalam upaya aktivasi Koperasi Merah Putih di Kota Surabaya. Dari target 153 gerai, saat ini baru 20 gerai Koperasi Merah Putih terealiasi.

‎Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai mengakui bahwa program nasional penggerak ekonomi rakyat itu masih tersendat. "Butuh effort lebih dan akselerasi," kata Bahtiyar.

‎Sejumlah kendala harus dicarikan solusi bersama. Salah satu persoalan utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan. Sesuai ketentuan, pembangunan gerai Koperasi Merah Putih membutuhkan lahan dengan luasan sekitar 400 meter persegi.

‎Sementara itu, banyak aset milik pemerintah di Surabaya yang luasnya hanya berkisar 200 hingga 300 meter persegi.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai Dorong Koperasi Merah Putih Aktif di Pasar Murah

‎Pimpinan DPRD itu menekankan pentingnya koordinasi yang lebih intens antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Menurutnya, sinergi kebijakan menjadi kunci agar program ini dapat berjalan sesuai target.

‎“Perlu ada komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, terutama dalam menyesuaikan kebijakan dengan kondisi riil di lapangan,” ungkapnya.

‎Gerai fisik menjadi elemen penting dalam mendukung operasional koperasi, terutama dalam distribusi barang kebutuhan masyarakat. Tanpa dukungan fasilitas yang memadai, fungsi koperasi dinilai tidak akan berjalan maksimal.‎

‎Koperasi Merah Putih di Surabaya masih memanfaatkan ruang terbatas dengan menempel di kantor kelurahan atau fasilitas yang ada. Kondisi tersebut dinilai belum ideal untuk mendukung pengembangan usaha koperasi secara berkelanjutan.

‎Untuk itu, Bahtiyar mendorong adanya perencanaan ulang terkait kebutuhan lahan, termasuk kemungkinan penyesuaian standar atau skema alternatif yang lebih fleksibel.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.