TRIBUNNEWS.COM - Gelaran bergengsi Volleyball Nations League (VNL) 2026 Putri memang tidak menyertakan Timnas Indonesia di dalamnya.
Namun, magnet kompetisi voli kasta tertinggi dunia tersebut tetap menyedot perhatian jagoan Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, Megawati Hangestri Pertiwi.
Pemain yang dijuluki Megatron ini memiliki pandangan menarik terkait peta persaingan tim-tim elite yang akan bertarung memperebutkan takhta juara.
Ditemui langsung oleh tim Tribunnews di GOR Sritex Arena, Solo, Minggu (12/4/2026) pemain asal Jember ini memberikan gambaran mengenai siapa saja tim yang diprediksi bakal mendominasi panggung VNL tahun ini.
Sejak awal percakapan, Megawati tidak ragu menunjuk Italia sebagai kandidat terkuat.
Menurutnya, tim asal Negeri Pizza tersebut masih memiliki kedalaman skuad dan stabilitas permainan yang sulit ditandingi oleh kontestan lain.
"Ya mungkin masih Italia sih (yang mendominasi di VNL 2026 Putri)," buka Mega saat memberikan analisanya mengenai peta kekuatan dunia.
Meski demikian, sebagai pemain asal Benua Kuning, perhatian Mega tidak lepas dari performa wakil-wakil Asia.
Ia menyoroti Jepang dan China sebagai dua negara dengan kekuatan solid yang diprediksi akan memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim elite Eropa dan Amerika.
Bahkan, ia juga memberikan apresiasi kepada Thailand sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara yang masih mampu bersaing di level tertinggi, meski ia tetap memberikan nilai lebih untuk tim Negeri Sakura.
"Dari tim Asia, Jepang sama China," katanya.
"Thailand masih bagus bisa ngimbangi, cuma masih (unggulin) Jepang," jelasnya menambahkan.
Baca juga: Hasil Final Four Proliga 2026: JPE Menangi Set 1 Lawan JEP, Megawati Cs Kian Dekat Segel Grand Final
Lebih lanjut, Mega memprediksi akan ada lonjakan performa dari tim-tim Asia ini sebagai bentuk evaluasi dari hasil musim sebelumnya.
"Mungkin dia (Thailand) akan memperbaiki (performa) tahun lalu sih menurut aku," prediksi istri Dio Novandra tersebut.
Bagian paling menarik dari prediksi Megawati muncul saat ia menentukan tiga tim unggulan.
Setelah konsisten menyebut Italia dan Jepang, Mega sempat ragu sejenak sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Serbia.
Pilihan ini rupanya tidak hanya didasari oleh statistik teknis, melainkan ada faktor emosional dan kekaguman pribadi.
Mega menyebut Serbia karena keberadaan sosok Vanja Bukilic atau yang akrab ia sapa Buki.
Keduanya diketahui memiliki hubungan yang sangat erat karena pernah menjadi rekan duet mematikan saat membela Red Sparks di Liga Voli Korea musim 2024/25.
"Italia, Jepang," sebutnya merinci daftar unggulan.
"Serbia masuk enggak, ya? Masuk deh karena ada idola aku Buki (Vanja Bukilic)," ujarnya sembari tertawa renyah.
Kombinasi Mega-Bukilic di Korea Selatan memang sempat menjadi fenomena.
Kehadiran idola sekaligus mantan partnernya tersebut di VNL 2026 nanti membuat Mega memberikan dukungan kepada Serbia.
Menarik untuk dinantikan, apakah ramalan Megatron akan terbukti di lapangan?
Yang pasti, meskipun Indonesia belum berpartisipasi, pandangan pemain sekelas Megawati memberikan warna tersendiri bagi para pecinta voli tanah air dalam menyambut VNL 2026.
(Tribunnews.com/Niken)