Bank Aceh Cetak Performa Positif Awal Tahun 2026, Aset Naik 2,19 Persen
Budi Fatria April 13, 2026 10:54 AM

TribunGayo.com, Banda Aceh - Bank Aceh menunjukkan resiliensi luar biasa dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di awal tahun 2026.

Laporan keuangan kuartal pertama yang berakhir 31 Maret 2026 mencatatkan kinerja positif di tengah tantangan pemulihan pasca bencana Hidrometeorologi akhir tahun lalu.

Total Aset Bank Aceh kini mencapai Rp 29,89 triliun, meningkat 2,19 persen dibandingkan posisi Maret 2025 yang sebesar Rp 29,25 triliun.

Peningkatan aset ini mencerminkan pengelolaan portofolio yang sehat serta kepercayaan nasabah yang tetap terjaga.

​Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 25,17 triliun, tumbuh 2,47 persen secara tahunan (year-on-year).

Baca juga: Bank Aceh & Taspen Bekali 140 ASN Aceh Tengah Jelang Purnatugas, Pensiun Tetap Cair Meski Hari Libur

Angka ini menunjukkan bahwa Bank Aceh tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengelola simpanan mereka, yang menjadi modal penting bagi bank untuk terus berekspansi.

Dampak Nyata Pemulihan Ekonomi Aceh

​Sebagai motor penggerak ekonomi daerah, Bank Aceh juga mengakselerasi Penyaluran Pembiayaan yang tumbuh 3,14 persen menjadi Rp 21,20 triliun.

Fokus pembiayaan ini diarahkan pada sektor-sektor produktif untuk membantu para pelaku usaha bangkit dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat pasca tantangan alam di tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menyatakan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif.

"Kami tidak hanya mengejar angka, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah pembiayaan yang disalurkan memiliki dampak nyata bagi pemulihan ekonomi masyarakat Aceh," ungkap Fadhil Ilyas. (*)

Baca juga: PIKABAS Bank Aceh Gelar Trauma Healing di SDN 11 Pegasing Pascabanjir Bandang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.