TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Mantan Walikota Bontang, Basri Rase naik "Mercy".
Mantan Walikota Bontang itu bergabung Partai Demokrat setelah sebelumnya melang-lang buana, mulai dari Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), sempat diisukan gabung Nasdem.
Untuk diketahui, Partai Demokrat sering dijuluki sebagai partai "Mercy" atau "Bintang Mercy".
Julukan ini muncul karena logo Partai Demokrat menampilkan bintang yang dikelilingi lingkaran, yang secara visual menyerupai logo produsen mobil mewah Mercedes-Benz dan sering disebut "Mercy".
Kini, Basri berada di barisan Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menandai babak baru perjalanan politiknya.
Tribunkaltim bertemu dengan salah satu pengurus DPC Demokrat Bontang yang enggan disebutkan namanya.
Ia mengungkapkan, niat Basri bergabung dengan Demokrat sebenarnya sudah muncul sejak lama.
Bahkan, keinginan tersebut disebut telah ada sebelum Basri bertarung dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Baca juga: Rekam Jejak Basri Rase, Mantan Walikota Bontang yang Kini Gabung Demokrat
Intensitas komunikasi antara Basri dan elite Demokrat Bontang disebut meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Selama Ramadan lalu, pertemuan berlangsung lebih rutin sebagai bagian dari proses konsolidasi internal.
"Komitmen Basri jelas. Ia akan membesarkan partai ini," kata kader Demokrat tersebut, Senin (13/4/2026).
Bawa Loyalis dan Jaringan Politik
Ia mengungkapkan, Basri tidak datang sendiri. Sejumlah loyalis turut bergabung, mulai dari kalangan pengusaha, mantan anggota dewan, hingga anggota DPRD yang masih aktif.
Menurutnya, pengaruh Basri di Bontang masih signifikan dan berpotensi mendongkrak kekuatan politik Partai Demokrat di daerah tersebut.
Baca juga: Eks Walikota Bontang Gabung Demokrat Kaltim, Akui Kagum dengan Figur Irwan Fecho
Agenda awal yang disiapkan adalah konsolidasi internal guna menghadapi pemilihan legislatif mendatang.
"Loyalis Basri banyak, saya rasa partai diuntungkan dan diperhitungkan. Kita lihat nanti seperti apa hasilnya," ungkapnya.
Basri Tegaskan Pilihan Politik
Dikonfirmasi secara terpisah, Basri Rase membenarkan langkah politiknya tersebut. Ia menyatakan resmi bergabung dengan Partai Demokrat di Hotel Senyiur pada Sabtu (11/04/2026).
Keputusan itu, menurut Basri, dilandasi oleh kedekatan visi politik yang ia nilai sejalan dengan arah Partai Demokrat.
Basri menilai Demokrat memiliki kultur politik yang lebih terbuka dibandingkan partai lain yang pernah ia singgahi.
Ia juga menekankan pentingnya ruang bagi kader di daerah untuk berkembang tanpa intervensi berlebihan dari pusat.
“Saya ingin partai memberi kepercayaan kepada daerah. Karena yang memahami kebutuhan masyarakat adalah kita di daerah,” ujarnya. (*)