Warga Keluhkan Anak Jalanan dan Pengemis Masuk-masuk ke Mataram Mall
GH News April 13, 2026 05:10 PM
Mataram -

Warga mengeluhkan fenomena anak jalanan dan pengemis yang masuk-masuk sampai ke dalam Mataram Mall. Mereka berkeliaran dan meminta-minta uang ke pengunjung mal.

Keberadaan anak jalanan (anjal) dan pengemis di dalam pusat perbelanjaan Mataram Mall yang berada di Jalan Pejanggik, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dikeluhkan oleh banyak pengunjung.

Mereka diduga kerap memaksa agar dagangannya dibeli oleh para pengunjung mall. Warga pun menilai aksi itu sudah meresahkan.

"Saya sempat kaget, ada beberapa anjal sampai pengemis masuk ke arah resto, kebetulan saya sedang makan bareng keluarga, tiba-tiba ada yang colek-colek saya. Saya pikir siapa, eh tahunya pengemis, mereka maksa buat beli tisu, tetapi saya tolak baik-baik," kata Novianti, salah satu warga Mataram, Minggu (12/4/2026).

Menurut Novi, jumlah anjal maupun pengemis di sekitaran Mataram Mall kisaran delapan orang hingga lebih.

"Lumayan banyak, soalnya yang muncul silih berganti gitu, muncul satu, muncul lagi yang lain," ujarnya.

"Semoga satgas terkait bisa turun menertibkan, soalnya cukup mengganggu dan meresahkan," sambung Novi.

Senada dengan Novi, Arik, pengunjung Mataram Mall yang lain, juga mengeluhkan hal yang sama. Dia merasa cukup terganggu dengan fenomena itu.

"Cukup mengganggu sih karena mereka minta-mintanya di dalam resto, bukan di luar. Kami kagetlah kalau tiba-tiba muncul mereka minta-minta. Kayaknya kemarin-kemarin makan di sini nggak ada pengemis atau anak jalanan deh. Satgas wajib turun sih," keluhnya.

Menanggapi keluhan warga yang resah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Mataram, Muzakkir Walad, memastikan akan menurunkan satgas untuk menertibkan anjal maupun pengemis yang berada di Mataram Mall.

"Kami akan intervensi bersama teman-teman satgas. Langkah awal pasti kita lakukan persuasif dahulu terkait aduan ini. Sementara ini memang belum ada pengaduan dari pihak Mataram Mall (ke kami)," kata Muzakkir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.