Nasib Pekerja Asal Kotabaru Kalsel yang Kena PHK di Japura, Sampai Menginap di Rumah Warga
Edi Nugroho April 13, 2026 11:45 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU -  Nasib pekerja asal Kotabaru Kalsel yang kena PHK di Japura, sampai menginap di rumah warga setempat.

Puluhan anggota federasi serikat pekerja kebun kelapa sawit datangi Disnakertrans Kotabaru terkait permasalahan yang menimpa anggotanya.

Para buruh yang tergabung beberapa aliansi ini meminta empat pemanen kelapa sawit yang saat ini diasistensikan ke Jayapura untuk bisa dipulangkan.

Mengingat kondisi mereka yang saat ini sudah di-PHK sepihak, terlantar dan dinyatakan mengundurkan diri atas adanya insiden perkelahian.

Baca juga: Peminat SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru Membludak, Ini Jumlah Siswa yang Diterima

Baca juga: Direktur Baru Perumda PALD Diminta Jemput Bola, Wali Kota Yamin Soroti Ini

Kondisi ini pun memicu solidaritas para sesama anggota serikat buruh yang ada di Kotabaru, hingga menggelar aksi dialog ke Disnakertrans Kotabaru. 

Diungkapkan Ketua FS Bun Rajawali Kalsel, Hasan, kejadian ini berawal dari delapan pemanen kelapa sawit dari PT Jaya Mandiri Sukses (JMS) dan PT Surya Tunggal Perkasa (STP) yang dikirim asistensi panen di PT Tandan Sawita Papua (TSP) Jayapura Papua yang masih dalam group PT Eagle High Plantation. 

"Dalam kontrak kerjanya secara lisan dipekerjakan di sana selama dua bulan," ujar Hasan.

Setelah berupaya menelusuri, pihaknya tidak mendapati adanya insiden perkelahian yang menjadi alasan di-PHK, surat pengunduran diri yang dikeluarkan perusahaan juga dinilai cacat hukum.

Menurut Hasan saat pengunduran diri harusnya di PT JMS yang di Kotabaru, bukan perusahaan yang di Papua.

"Jika pun ada permasalahan, harusnya dipulangkan terlebih dahulu dan proses penyelesaian di sini," sebutnya.

Saat ini keempat buruh panen tersebut kehilangan pekerjaan. Terkatung-katung, ada yang menginap di rumah warga dan ada yang bekerja di warung.

Padahal, mereka yang diberangkatkan bisa dinilai menjadi trainer, karena kemampuannya yang baik dalam peningkatan produksi panen.

Kedatangan buruh ke Disnakertrans hari ini juga sebagai wujud kekecewaan, karena dua kali surat permohonan mediasi hingga tripartit yang disampaikan belum ada tanggapan.

Pihaknya pun mendesak untuk segera memberikan kejelasan dalam penanganan masalah ini.

Jika tidak dapat memfasilitasi tripartit, setelah bipatrite gagal, maka pihaknya meminta RDP 20 April ini dengan menghadirkan semua pihak, termasuk perusahaan dan Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Daerah IV Kalsel yang berkantor di Batulicin.

Sementara itu, disampaikan Sekretaris Disnakertrans Kotabaru, M Safi, pihaknya segera mengkoordinasikan tuntutan forum serikat buruh ini ke kepala Disnakertrans. 

"Kami segera sampaikan, satu dua hari ini akan dipastikan apakah bisa menggelar tripartit di perusahaan, atau langsung RDP di pekan mendatang. Hal ini berkenaan kepala Disnakertrans sedang berkegiatan di luar daerah," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua SP Bun Berlian, Heribertus juga berharap permasalahan ini segera teratasi, terutama dengan respon cepat pihak Disnakertrans dalam menangani keluhan para buruh.

"Untuk empat anggota ini, kami berharap mereka dipulangkan, dipekerjakan seperti semula dan selama PHK sejak 20 Maret sampai hari ini upahnya dibayarkan," pinta Heri. 

Kurang lebih satu jam berlangsung, dialog berlangsung kondusif meski sempat ada nada tinggi para buruh dalam menyampaikan unek-uneknya.

Pertemuan kali ini juga dihadiri Kabag Ops Polres Kotabaru dan sejumlah anggota sebagai pengamanan. 

6 Tips Mengelola Stres Saat Kena PHK:

Gelombang PHK atau Pemutusan Hubungan Kerja terus terjadi di berbagai industri.

Jika kamu baru saja mengalami PHK, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola stres saat kena PHK dan bangkit kembali.

1. Beri Kesempatan Diri Merasakan Emosi

Merasa kaget, marah, sedih, atau ragu saat kena PHK adalah hal yang wajar. Jangan menekan perasaan tersebut.

Biarkan diri memproses emosi dengan cara yang sehat, seperti berbicara dengan orang terdekat atau bergabung dengan komunitas. Dengan menerima perasaan, maka akan lebih mudah untuk melangkah maju.

2. Tetap Konsisten dalam Mencari Pekerjaan

Proses mencari pekerjaan saat kena PHK memang tidak selalu cepat dan mudah. Oleh karena itu, tetaplah konsisten.

Buat jadwal harian untuk mengirim lamaran, mengikuti pelatihan, atau membangun jaringan. Dengan rutinitas yang jelas, kamu bisa tetap produktif dan mengurangi kecemasan.

3. Fokus pada Tujuan Karier

Saat mencari pekerjaan baru, pastikan kamu memiliki fokus yang jelas. Lihat kembali bidang yang sesuai dengan keahlian dan minat kamu.

Melamar semua pekerjaan yang tersedia mungkin terlihat efektif, tetapi bisa berujung pada kelelahan dan kekecewaan jika pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan harapan. Pilih dengan cermat dan fokus pada kualitas, bukan kuantitas.

4. Manfaatkan Jaringan Profesional

Jangan ragu untuk menghubungi teman, mantan kolega, atau koneksi di LinkedIn. Mereka bisa memberikan informasi lowongan pekerjaan, rekomendasi, atau bahkan dukungan moral.

Dengan menjalin komunikasi yang baik, kamu bisa mendapatkan peluang yang lebih luas.

5. Tingkatkan Keterampilan

Dunia kerja terus berkembang, sehingga penting untuk tetap relevan dengan meningkatkan keterampilan setelah kena PHK.

Manfaatkan waktu luang untuk mengikuti kursus online atau webinar. Selain menambah keahlian, ini juga bisa meningkatkan rasa percaya diri saat melamar pekerjaan baru.

6. Tetapkan Harapan yang Realistis

Mendapatkan pekerjaan baru bisa memakan waktu. Oleh karena itu, kelola ekspektasi dengan baik dan jangan terburu-buru menerima tawaran yang tidak sesuai dengan tujuan jangka panjang. Perhitungkan juga kondisi finansial, agar bisa mengambil keputusan yang lebih bijak.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri/kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.