Kades Bantah Anaknya Lari usai Tabrak Lansia Hingga Kritis di Rejang Lebong
Hendrik Budiman April 14, 2026 11:36 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kepala desa di Rejang Lebong membantah kabar yang menyebut anaknya melarikan diri usai menabrak seorang lansia hingga kritis.

Ia menegaskan bahwa anaknya tetap bertanggung jawab dan tidak berniat menghindari proses hukum 

Diketahui, kecelakaan lalu lintas menyebabkan seorang lansia kritis di Jalan AK Gani, Kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Timur, pada Sabtu (11/4/2026) malam. 

Korban diketahui bernama A. Sakin (68), warga setempat, yang hingga kini masih dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat luka berat yang dideritanya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sepeda motor jenis RX King yang diduga dikendarai Raihan (17), anak Kepala Desa Slamet Sudiarjo Kecamatan Bermani Ulu, melaju dari arah Lebong menuju Curup.

Saat melintas di lokasi yang merupakan tikungan ke kiri, pengendara diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Pada waktu bersamaan, korban sedang menyeberang jalan dari trotoar sebelah kanan.

Baca juga: Detik-detik Lansia Ditabrak Anak Kades di Rejang Lebong, Kini Berjuang Kritis

Ketika korban telah berada di jalur kiri, sepeda motor datang dan langsung menabrak korban.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kondisi Korban dan Pengendara

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat, di antaranya luka lecet di wajah, tangan, dan kaki, luka lebam di bagian belakang kepala, serta pendarahan dari telinga, hidung, dan mulut.

Korban juga mengalami dugaan patah tulang rahang dan tulang iga, dan hingga saat ini masih belum sadarkan diri.

Sementara itu, pengendara sepeda motor yang diketahui merupakan anak kepala desa juga mengalami luka di bagian tangan dan hingga kini belum dapat beraktivitas normal, termasuk bersekolah.

Kepala Desa Slamet Sudiarjo, Kusmita, memastikan pihak keluarganya bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Kami siap tanggung jawab. Dari awal kejadian kami sudah menginap di rumah sakit. Sampai hari ini keluarga kami masih aktif menjenguk dan mendampingi korban,”sampai Kusmita saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com pada Selasa (14/4/2026). 

Ia juga menyebut komunikasi antara kedua belah pihak keluarga terus berjalan dengan baik.

“Bahkan kedua keluarga terus berkomunikasi. Intinya kami siap bertanggung jawab,”paparnya.

Korban Akan Dirujuk ke Lubuklinggau

Menurut Kusmita, kondisi korban saat ini masih kritis dan belum sadar. Pihak keluarga berencana merujuk korban ke Rumah Sakit Ar Bunda, Kota Lubuklinggau, untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

“Informasinya sore ini korban akan dirujuk ke RS Ar Bunda Lubuklinggau karena membutuhkan tindakan medis lanjutan,”jelasnya.

Bantah Informasi Tidak Benar di Medsos

Kusmita juga membantah sejumlah informasi yang beredar di media sosial terkait kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa tidak semua informasi yang beredar sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Kami berharap akun-akun di media sosial, khususnya Facebook, tidak menyebarkan informasi sembarangan yang tidak benar,”katanya.

Penanganan Polisi

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Rejang Lebong telah melakukan penanganan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata identitas korban dan kendaraan.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan kasus masih dalam penanganan.

“Benar, kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut sedang ditangani oleh petugas,”pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.