Pekan Sulit Arsenal, Tantangan ke Semifinal Liga Champions dan Gelar Juara dari Man City
Endra Kurniawan April 15, 2026 07:56 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pekan-pekan sulit Arsenal terjadi di bulan April. Setelah gagal juara Carabao Cup, The Gunners kehilangan kesempatan di Piala FA. Kemudian tersungkur di Emirates Stadium karena kalah dari Bournemouth yang membuat Man City memperkecil Jarak dalam perebutan gelar Liga Inggris.

Tapi, ada secercah harapan dari kompetisi Eropa dengan kemenangan tipis 0-1 di Portugal atas Sporting CP berkat gol semata wayang Kai Havertz di penghujung waktu pertandingan.

Harapan untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions itu belum utuh karena ada leg kedua yang harus dimainkan di Emirates Stadium pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.

Agregat satu gol belum jaminan, Arsenal bisa tersingkir jika apa yang dilakukan oleh anak asuh Mikel Arteta seperti penampilan melawan Bournemouth pekan lalu.

Dan dengan kondisi saat ini, pekan-pekan krusial dalam penentuan gelar, faktor mental bisa menjadi penentu.

Setelah Sporting CP terbitlah Man City. Laga yang akan menjadi penentu dalam persaingan gelar juara Liga Inggris.

Jika lengah, Arsenal bisa mengulang kegagalan di awal April lalu kehilangan dua gelar hanya dalam waktu satu pekan.

Baca juga: Hasil Atletico vs Barcelona: Agregat 3-2, Los Rojiblancos Menanti Respons Arsenal di Semifinal

Tidak hanya itu, ini akan menjadi musim yang hampa setelah perjalanan yang cukup impresif di awal musim dan berbagai perkembangan yang telah ditunjukkan anak asuh Arteta namun gagal mempersembahkan gelar juara.

“Apa yang sedang kita coba capai itu sulit, menantang, terkadang berliku-liku, dan memang seharusnya seperti itu,“ beber Arteta sebelum pertandingan leg 2 melawan Sporting CP, dikutip dari laman resmi klub.

“Besok kami memiliki kesempatan untuk melaju ke semifinal. Kami bersaing memenangkan Liga Inggris dan berada dalam posisi yang sangat kuat setelah 22 tahun tanpa meraihnya.“

“Jadi, kami tahu kesulitannya, tetapi keindahannya adalah bahwa itu sulit, menantang, dan itulah mengapa kami sangat ingin melakukannya,“ jelasnya.

Mimpi-mimpi Eze

Tampil di Liga Champions, juara Liga Inggris, pencapaian bersama Arsenal adalah hal-hal yang diimpikan oleh Eberechi Eze di masa kecilnya.

Gol mantan pemain Crystal Palace itu lahir dalam kemenangan 2-0 Arsenal atas Leverkusen di babak 16 besar lalu.

Tapi, ia melewatkan leg pertama melawan Sporting CP karena mengalami cedera.

Dan kini, saat bersiap kembali ke pertandingan yang akan bermain di rumah, Eze meyakini dapat melanjutkan mimpi-mimpi untuk membawa Arsenal melangkah lebih jauh di Liga Champions.

“Kita tahu apa yang dipertaruhkan. Fokusnya adalah pada peluang yang kita miliki dan memanfaatkannya sebaik mungkin,“ beber Eze.

“Ini momen-momen yang ingin Anda alami, bermain di pertandingan-pertandingan penting, di semua kompetisi, dan memenangkan sebanyak mungkin peluang.“

“Bagi saya, ini adalah Waktu yang indah. Saya sangat gembira, begitu juga dengan tim. Jadi kami pastikan kami akan memberikan segalanya,“ tegasnya.

Baca juga: Pekan Krusial Arsenal: Kunci Tiket Semifinal Liga Champions, Cegah Kudeta di Liga Inggris

Di masa kecil, Eze tumbuh besar dengan menyaksikan pertandingan Arsenal di Liga Champions yang berhasil mencapai final pada tahun 2006 silam.

Dalam perjalanannya saat itu, The Gunners berhasil menyingkirkan tim-tim elit, Real Madrid dan Juventus.

Tapi sayang, harapan untuk meraih trofi Si Kuping Besar untuk pertama kalinya sirna karena dikalahkan Barcelona.

Setelah dua dekade, Eze memahami, apa yang dimiliki Arsenal ketika itu hingga dapat melaju ke final dengan persamaan skuad musim ini adalah soal mentalitas.

“Bagi saya, itulah mentalitasnya, dan mereka memilikinya. Itu adalah sesuatu yang juga kami miliki, yang merupakan hal istimewa untuk menjadi bagian darinya, dan tentu saja sesuatu yang menjadi impian,“ tambahnya.

Pertandingan leg kedua Arsenal menghadapi Sporting CP malam ini akan berlangsung pada pukul 02.00 WIB.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.