Ini menjadi pelayaran pertama yang diketahui sejak blokade diberlakukan.
Kapal pengangkut minyak dan bahan kimia itu dimiliki perusahaan Shanghai Xuanrun Shipping.
Sebelumnya, kapal sempat berputar di perairan sekitar pada Senin (13/4) malam yang berangkat dari Sharjah, Uni Emirat Arab.
Saat ini, kapal sedang berlayar menuju China.
Sementara itu, Pentagon menyatakan tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade dalam 24 jam pertama.
Sebanyak enam kapal dagang dilaporkan berbalik arah.
Komando Pusat militer AS atau CENTCOM menegaskan blokade hanya berlaku untuk kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran.
Lebih lanjut dikatakan, kapal lain disebut tetap bebas melintas.
Amerika Serikat juga menegaskan tetap mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz.
Khususnya bagi kapal yang menuju pelabuhan non-Iran.