Jalur Trans Sulawesi di Konawe Utara Kini Bisa Dilalui Kendaraan, Sempat Terganggu Akibat Longsor
Amelda Devi Indriyani April 15, 2026 04:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Jalan di Desa Paka Indah Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kini bisa dilalui kendaraan.

Sebelumnya, jalan di kawasan tersebut dilaporkan amblas pada Senin (13/4/2026) akibat curah hujan hingga menyebabkan longsor. 

Meski sudah bisa dilalui, namun pengendara diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

Desa Paka Indah berjarak 147 kilometer atau 3 jam 7 menit berkendara mobil atau motor ke Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor atau Kasat Lantas Polres Konut, Iptu Hery Mulyanto mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di lokasi jalan rusak akibat tanah longsor di Jalan Trans Sulawesi tersebut.

Aksi tanggap darurat yang dipimpin Iptu Hery Mulyanto bersama Kasat Binmas Polres Konut, Iptu Wawan Gunawan ini dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai. 

Guna memastikan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kemacetan total, personel Polres Konut melakukan sejumlah langkah strategis di lapangan.

Baca juga: Hati-hati! Jalan Trans Sulawesi di Paka Indah Oheo Konawe Utara Sulawesi Tenggara Amblas

Memasang tanda peringatan di sekitar titik jalan yang rusak agar pengendara waspada dari kejauhan.

Melakukan sistem buka-tutup atau pengaturan arus secara langsung untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Berkoordinasi secara intensif dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) yang tengah melakukan perbaikan di lokasi.

Mengimbau masyarakat melalui akun resmi media sosial Sat Lantas Polres Konut agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

“Untuk pekerjaan jalan diupayakan percepatan perampungan oleh pihak BPJN. Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas terpantau tertib, lancar, dan terkendali," kata Kasat Lantas Polres Konawe Utara, Rabu (15/4/2026).

Meski demikian, para sopir angkutan logistik maupun kendaraan pribadi diingatkan untuk tidak memaksakan kecepatan tinggi saat melintasi area perbaikan jalan tersebut demi keselamatan bersama. (*)

(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.