Bubarkan Diri, Massa Aksi Tolak Relokasi TNTN Sampaikan Maaf ke UMKM dan Pengguna Jalan
Sesri April 15, 2026 05:18 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Suasana di Jalan Cut Nyak Dien samping Kantor Gubernur Riau, Rabu (15/4/2026) sore mulai berangsur normal.

Ratusan massa aksi penolak relokasi dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terlihat mulai berkemas, membongkar tenda, dan meninggalkan lokasi satu per satu.

Sejak pagi, para peserta aksi yang sebelumnya bertahan selama tiga hari di Jalan Cut Nyak Dien tampak sibuk merapikan barang-barang. Terpal, tikar, hingga perlengkapan masak yang digunakan selama aksi dibongkar dan dimasukkan ke dalam kendaraan.

Sebagian massa memilih pulang menggunakan mobil bak terbuka secara berkelompok. Sementara itu, sebagian lainnya meninggalkan lokasi menggunakan mobil pribadi.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Wandri Saputra Simbolon, memastikan proses pemulangan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan kepadatan.

“Ya, hari ini massa kita akan pulang ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Wandri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan selama aksi berlangsung, terutama kepada pelaku UMKM dan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Baca juga: Sempat Bertahan Tiga Hari, Massa Aksi Tolak Relokasi TNTN Bubarkan Diri, Bertemu Menhut Pekan Depan

Baca juga: Lokasi Aksi TNTN di Samping Kantor Gubernur Riau jadi Lokasi Kuliner Dadakan

“Kami memohon maaf kepada UMKM dan masyarakat Pekanbaru yang terganggu dengan aktivitas ini. Kami berharap ke depan penyelesaian persoalan ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, aksi yang dilakukan merupakan bentuk perjuangan warga untuk mendapatkan kepastian atas nasib mereka, sekaligus membuka ruang dialog dengan pemerintah.

Harapan itu mulai menemukan titik terang setelah adanya pertemuan daring antara Pemerintah Provinsi Riau, perwakilan warga, dan Direktorat Jenderal Kehutanan Kementerian Kehutanan.

Dari hasil komunikasi tersebut, disepakati akan ada pertemuan lanjutan secara langsung di Jakarta antara perwakilan warga dengan pemerintah pusat.

Dengan berakhirnya aksi tersebut, arus lalu lintas di sekitar Kantor Gubernur Riau mulai kembali lancar. Aktivitas masyarakat, termasuk pelaku UMKM yang sebelumnya terdampak, juga perlahan kembali normal.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyebut kesepakatan itu menjadi langkah awal dalam mencari solusi atas persoalan warga di kawasan TNTN.

“Mereka ingin bertemu dengan pemerintah pusat. Di tengah kesibukan yang ada, Alhamdulillah tadi sudah ada kesepakatan dengan Pak Dirjen Kehutanan,” ujarnya.

“Pertemuan akan ditindaklanjuti di Jakarta. Tinggal menunggu waktu yang akan dikomunikasikan,” katanya.

( Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.