Pernikahan Sesama Jenis di Malang Viral, Laporan Baru Pencemaran Nama Baik, Beda Versi Pernikahan
Talitha Daren April 15, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kasus pernikahan sesama jenis yang melibatkan Intan Anggraeni dan Yupi Rere alias Rey kembali memanas dan memasuki babak baru.

Intan kembali melaporkan mantan pasangannya tersebut ke Polresta Malang Kota pada Rabu (15/4/2026).

Laporan ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya ia melayangkan aduan pada 8 April 2026 terkait dugaan pemalsuan identitas dan dokumen.

Di sisi lain, Rey juga sempat melaporkan Intan ke Polres Batu pada hari yang sama atas tuduhan pencemaran nama baik dan dugaan pemerasan.

Situasi pun semakin kompleks dengan saling lapor dari kedua belah pihak.

Dalam laporan terbarunya, Intan menuding Rey telah mencemarkan nama baik dirinya dan keluarga.

Tuduhan itu berkaitan dengan pernyataan Rey yang disampaikan ke publik melalui media pada 9 April 2026.

Pihak keluarga Intan menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta versi mereka. Mereka juga merasa dirugikan secara pribadi maupun sebagai keluarga besar.

Sejumlah pernyataan yang disampaikan Rey disebut telah menjatuhkan nama baik, terutama orang tua Intan.

Baca juga: Heboh Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Pihak Pria Sebut Biayai 200 Juta, Tak Terima Dilaporkan

Laporan Baru soal Pencemaran Nama Baik

Dalam laporan terbarunya, Intan menuding Rey telah mencemarkan nama baik dirinya dan keluarga melalui pernyataan yang disampaikan ke publik melalui media pada 9 April 2026.

Pihak keluarga menilai sejumlah pernyataan Rey tidak sesuai dengan fakta versi mereka dan merugikan.

“Ada beberapa statement-statement dari Rey yang sangat-sangat menjatuhkan dan merugikan kami semua. Terutama keluarga besar kami, terutama orang tua dari Intan,

Jadi kami merasa dirugikan,” kata Eko NS, pendamping keluarga Intan, dikutip dari Surya.co.id.

Untuk memperkuat laporan, Intan membawa sejumlah bukti berupa percakapan yang dianggap menggambarkan kronologi sebenarnya hubungan keduanya.

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis di Malang Kini Saling Lapor, Intan Dijanjikan Resepsi Mewah, Ada Judika

PERNIKAHAN SESAMA JENIS - Heboh pernikahan sesama jenis di Malang, pihak 'pria' sebut sudah biayai 200 juta, (Surya.co.id)

Perbedaan Versi Pernikahan Siri

Salah satu poin yang dipersoalkan adalah terkait pernikahan siri antara Intan dan Rey. Kedua pihak memiliki versi berbeda mengenai siapa yang menginisiasi pernikahan tersebut.

Menurut Rey, pernikahan dilakukan atas keinginan Intan dan keluarganya. Namun, versi Intan menyebut justru Rey yang mendorong agar pernikahan segera dilaksanakan.

Bahkan, pernikahan yang semula direncanakan berlangsung pada 8 April 2026 disebut dipercepat menjadi 3 April 2026.

“Kalau Rey ini menyebut tidak tahu sama sekali ketika acara nikah siri mau digelar. Rey tidak pernah memaksa acara nikah siri dilaksanakan karena itu dipaksa dari pihak keluarga Intan. Ini salah satu bukti yang kami serahkan ke penyidik,” terang Eko.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Kekasih Sesama Jenis di Batam, Berawal dari Cemburu Hingga Buntuti Mantan

PENGANTIN DI MALANG - Viral pengantin wanita di Malang syok ternyata suaminya perempuan
PENGANTIN DI MALANG - Viral pengantin wanita di Malang syok ternyata suaminya perempuan (Tribun Trends/Kompas/ Putu Ayu Pratama)

Bukti Chat hingga Janji Hadiah Mewah

Selain kronologi pernikahan, bukti percakapan yang diserahkan juga memuat sejumlah janji dari Rey kepada Intan.

Di antaranya rencana penyelenggaraan resepsi di hotel bintang lima di Kota Malang serta pemberian perhiasan senilai Rp 103 juta.

Namun, keluarga Intan menilai barang yang diterima tidak sesuai dengan yang dijanjikan dalam percakapan.

Tak hanya itu, terdapat pula percakapan terkait pembelian mobil mewah Lamborghini sebagai hadiah pernikahan. 

Akan tetapi, bukti yang ditunjukkan dinilai janggal karena logo kendaraan yang muncul bukan berasal dari merek tersebut.

“Pembelian mobil yang disampaikan oleh Rey di-chat ini ya lucu. Jadi kalau membelikan mobil Lamborghini harusnya labelnya jangan merk otomotif lain. Katanya ini sudah dibeli cash dan akan dikirim tanggal 3 April 2026 sebagai hadiah pernikahan,” tambah Eko.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Kekasih Sesama Jenis di Batam, Berawal dari Cemburu Hingga Buntuti Mantan

Bantahan Rey: Sempat Ingin Batalkan Pernikahan

Sebelumnya, Rey telah memberikan klarifikasi kepada media pada 9 April 2026. Ia membantah berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Rey mengaku sempat berniat membatalkan pernikahan sebelum acara berlangsung karena ingin menjalani operasi kelamin terlebih dahulu. Namun, menurutnya, pihak keluarga Intan tetap menginginkan pernikahan digelar sesuai rencana.

“Saya sempat mau membatalkan pernikahan itu. Tapi malah dia (Intan) mengancam mau bunuh diri. Pihak sana-nya (keluarga Intan) itu yang ngebet. Waktu nikah itu saya gak nyangka. Bahkan disuruh makan saya gak mau karena memang bingung,” ujarnya.

Setelah pernikahan siri pada 3 April 2026, Rey mengaku tidak melakukan aktivitas layaknya pasangan suami istri pada malam pertama. Ia menyebut hanya berbincang di dalam kamar.

“Di kamar ya gak ngapa-ngapain. Benar-benar di kamar. Mau tak ajak ke depan katanya (Intan) malas, mager,” ucapnya.

Keesokan harinya, Rey memilih pulang ke kediamannya di Kota Batu. Ia juga membantah adanya pengusiran seperti yang sempat beredar di media sosial.

“Waktu itu gak diusir. Saya yang pamit mau pulang,” katanya.

Rey Singgung Motif Ekonomi

Dalam klarifikasinya, Rey juga menyinggung dugaan motif ekonomi dalam hubungan tersebut. Ia mengklaim telah beberapa kali membantu kebutuhan finansial Intan, termasuk melunasi utang.

“Bukti transfer ada banyak, bukan cuma satu atau dua. Saya juga yang menutup beberapa utangnya. Kalau ditaksir, yang saya berikan kepada Vela sekitar Rp 200 juta,” tandasnya.

Ia bahkan mengaku sempat menghentikan pemberian uang selama beberapa hari untuk melihat respons, yang kemudian disebut memicu konflik hingga berujung pelaporan ke polisi.

(TribunTrends.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.