Permintaan Hewan Kurban Jelang Iduladha Meningkat
Kamardi Fatih April 15, 2026 11:44 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban untuk persiapan ibadah kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah mulai ramai dan meningkat dari biasa, baik kambing maupun sapi. Selain pasokan lokal, kedua hewan kurban itu juga dipasok dari Pulau Jawa.

Fikri Abdul Latif, seorang pemilik Galeri Kambing Arabian di Kampung Arab, Banjarmasin, mengaku, khusus kambing pihaknya terus mendatangkan setiap minggu 500 ekor.

"Biasanya kebutuhan hari raya kurban itu sampai 2.500 ekor. Dan kami ini mendistribusikan kambing ke seluruh wilayah Kalsel," katanya, Rabu (15/4/2026).

Kambing yang mereka jual jenis peranakan etawa, selain itu ada juga domba. Mengenai harga bervariasi tergantung ukuran, mulai Rp 1,8 juta sampai Rp 5 juta.
 
Sedangkan sapi, Galeri Kambing Arabian ini tidak banyak menyetok, jumlah sapi yang biasa permintaan hanya sekitar 20 ekor.

"Kalau sapi kurban harganya mulai Rp 16 jutaan sampai Rp 25 jutaan tergantung ukuran," kata Fikri.

Semua hewan kurban tersebut didatangkan Fikri dari Jawa Timur dengan usia minimal satu tahun atau syarat yang cukup untuk dikurbankan.

Dalam hal memilih kambing kurban, Fikri menyampaikan bahwa kondisi kambing harus sehat, tidak lemah lesu yang salah satunya ditandai kepala agak menunduk. "Kambingnya lincah, larinya cepat. Itu ciri yang gampang dalam pengamatan," kata Fikri.

Selain jual per ekor, Fikri juga menerima permintaan untuk masak kambing, misal untuk acara, apakah akikah dan lainnya dengan biaya memasak mulai Rp700 ribu per ekor, tergantung ukuran kambing.

Dikatakan peternak sapi di Banjarbaru, Uji, permintaan hewan kurban memang sudah mulai berdatangan, umumnya ia mendapat pesanan dari wilayah Banjarbaru dan Martapura.

"Jumlah sapi yang dipesan tiga ekor. Kondisi sapi sehat dan gemuk. Biasanya diambil pemesan menjelang hari raya Iduladha, antara H-2 atau H-1," jelasnya.

Uji juga menjelaskan, jika permintaan melebih dari jumlah sapi di kandang maka ia menghubungi rekan sesama peternak untuk bekerjasama.

"Skala ternak kami masih belum besar, hanya ada 8 ekor sapi. Makanya kalau ada permintaan banyak, kami arahkan ke teman lain," tukasnya.

Waluyo, warga Jalan Trikora, Banjarbaru, mengaku, tahun ini ia dan beberapa tetangga sudah pesan satu ekor sapi kurban.

"Satu ekor sapi diperbolehkan untuk dikurbankan oleh maksimal tujuh orang. Jadi sudah cukup dan sudah kami pesan," terangnya.

Waluyo sudah memilih sapinya, kondisi sehat, tidak cacat artinya tidak pincang, buta, atau terlalu kurus dan minimal berusia dua tahun yang ditandai sudah tumbuhnya gigi tetap. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.